Jumat | 22 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

WOW!! Bener Nih Pemerintah Gratiskan Beras untuk Warga Miskin Mulai 25 Januari 2018?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah menggratiskan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) pada tahun 2018 sekaligus mengganti sebutan raskin menjadi Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansosrastra). Untuk penyaluran perdana akan dilakukan serentak seluruh Indonesia pada 25 Januari.

“Kalau raskin dulu harus ditebus Rp 1.600 per kilogram”

Loading...

Tapi kalau Bansosrastra diberikan gratis,” kata Kepala Bulog Divre Meulaboh Ade Mulyani kepada Serambi kemarin.

Menurutnya Bansosrastra tersebut berbeda dengan raskin. Yakni jumlah yang diberikan lebih sedikit yaitu 10 kilogram per keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan raskin diberikan 15 kilogram per KPM.
sedangkan penerima masih sama yakni mereka yang terdaftar sebagai KPM berasal dari keluarga miskin.

Mulyani menyebutkan dalam meluncurkan program tersebut pihaknya berharap Dinas Sosial kabupaten di wilayah kerja Bulog Divre Meulaboh yaitu Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya dan Simeulue untuk bersiap.

“Dalam program sekarang Bulog hanya mengantarkan beras ke kecamatan. Selebihnya menjadi tanggung jawab Pemkab setempat,” kata Ade Mulyani.

Loading...

Ia menambahkan tiga kabupaten di wilayah kerjanya Aceh Jaya, Nagan Raya dan Aceh Jaya juga tidak perlu lagi menggunakan anggaran APBK untuk menebus raskin. “Ke depan tidak perlu ditebus lagi oleh Pemkab karena sudah disalurkan gratis oleh pemerintah pusat setelah berganti menjadi Bansosrastras,” jelasnya.

Dia sebutkan jumlah penerima Bansosrastra tersebut ditetapkan oleh pemerintah sesuai data penduduk miskin atau sesuai data penerima raskin masa lalu di setiap Pemkab. Bisa jadi adanya penambahan atau pengurangan dari jumlah yang ada.

Kadis Sosial Aceh Barat Samsuar ST menjawab Serambi kemarin mengatakan program Bansosrastra masih perlu sosialisasi agar berjalan lancar. Terlebih dari informasi awal, para penerima akan diberikan kartu, namun hingga kini kartu tersebut belum diterima dari kementerian.

“Ini akan dibahas lebih lanjut. Kita akan duduk dulu dengan Bulog dan Dinas Pangan membahas program baru yang diganti dari program raskin tersebut,” katanya. Menurutnya penerima Bansosrastra tersebut sesuai data yang ada mengalami kenaikan di Aceh Barat mencapai sekitar 17 ribu orang dari sebelumnya 16 ribu lebih. Menurutnya nama calon penerima Bansosrastra ke depan akan ditempel pada masing-masing kantor desa.

Sementara itu Kadis Pangan Aceh Barat Ir Nasrita mengatakan dalam APBK 2018 pihaknya mengalokasikan dana Rp 5 miliar untuk menebus raskin. Namun karena sudah digratiskan pemerintah pusat, dana tersebut akan menjadi silpa.

“Plot dana raskin sudah beberapa tahun dilakukan untuk masyarakat,” katanya. Menurut Nasrita pihaknya sudah mendapat informasi soal adanya perubahan program dari raskin ke Bansosrastra. Untuk selanjutnya akan dibahas lebih lanjut oleh tim bersama Dinsos, Dinas Pangan, Bulog dan lembaga terkait lainnya.(***)

Loading...
Loading...