Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

100 Hari Kerja Lukita Dinarsyah Tuwo Cs Jabat di BP Batam, Simak 5 Prestasi Pencapaiannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejak dilantik menjadi pejabat di Badan Penguasaan Batam, enam pejabat baru dibawah pimpinan Lukita Dinarsyah Tuwo sedikit banyak telah menunjukan hasil positif secara signifikan.

Dalam menjalankan kerja, Kepala BP Batam bersama lima deputy lainnya telah melakukan langkah-langkah positif untuk memajukan kota berbentuk kalajengking ini.

Loading...

Berikut pencapaiannya sebagaiman dilansir situs resmi BP Batam.

1. Jaring Aspirasi Pejabat di Kepri

Di 100 hari kerjanya, Lukita Dinarsyah Tuwo telah mengelar sejumlah pertemuan dengan pejabat hingg stake holder yang ada di Provinsi Kepri, guna menjaring komunikasi dua arah.

Dari hasil pertemuan tersebut, kesepakatan revisi Perka No. 10/2017 menjadi Perka No. 27/2017 tentang Penyelenggaraan Pengalokasian Lahan (Final), review revisi Perka BP Batam No. 9/2017 atas perubahan Perka No. 1/2017 dan Perka No. 19/2016 tentang Jenis Tarif Layanan pada Kantor Pengelolaan Lahan (Proses Final), serta review Perka BP Batam 17/2016 tentang Jenis dan Tarif Layanan Pada Kantor Pelabuhan Laut BP Batam (Proses).

Loading...

Terkait Perka Tarif Layanan Pelabuhan, BP Batam sedang berupaya meminta pemerintah pusat untuk segera merevisi kembali peraturan yang menjadi dasar Perka 17, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 148/2016 sehingga bisa relevan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15/2016 mengenai jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

2. Tandatangani SK Legalitas Kampung Tua

Kepala BP Batam juga merespon keberadaan kampung tua di Batam dengan langkah awal menandatangani SK Legalitas Kampung Tua Sadai.

Dengan Surat keputusan tersebut sebanyak 240 kepala keluarga (KK), akan mendapatkan fasilitas untuk kepemilikan sertifikat rumah.

Kampung tua Bengkong sadai dinilai akan menjadi pioner penyelesaian status legalitas lahan di sejumlah kampung tua di Batam.

3. Kembangkan Sektor Pariwisata

Selain melakukan revisi perka yang berhubungan langsung dengan dunia usaha dan industtri, BP Batam juga melihat adanya potensi lain yang bila digarap lebih jauh akan menghasilkan sumber ekonomi bagi Batam, yakni sektor pariwisata.

BP Batam meyakini Sektor pariwisata Batam sebagai bagian dari core economi yang akan mendorong penguatan kebangkitan ekonomi Batam naik menjadi 7 persen dan berkontribusi dalam peningkatan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Mengingat, pariwisata menjadi penyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan, atau sebesar 8,4 persen secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri yang ada.

Dan selama 5 tahun terakhir hingga 2017, Batam tercatat masih menjadi primadona wisata di Indonesia sebagai negara tujuan wisatawan asing ketiga, setelah Bali dan Jakarta.

4. Pertumbuhan Ekonomi Kepri Meningkat

Berdasarkan data Bank Indonesia, diketahui akhir 2017 pertumbuhan ekonomi kepri naik dari 1,6 persen menjadi 2,4 hingga 2,6 persen. Dan diprediksi tahun 2018 akan mengalami peningkatan berkisar 4,2 sampai 4,6 persen. (sumber Kakanwil BI).

Sektor pariwisata bisa mengangkat kembali perekonomian Kepri. Dengan sinergi antara BP Batam dan Pemko Batam Pertumbuhan ekonomi Kepri akan mengalami peningkatan.

5. Raih Peringkat 2 Nasional Keterbukaan Informasi

Prestasi lain yang berhasil dicapai BP Batam pada masa kepemimpinan Lukita Dinarsyah Tuwo di penghujung tahun 2017 adalah, BP Batam Peringkat 2 Nasional Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2017 kategori Lembaga Non Struktural (LNS) dari 71 LNS se Indonesia. Ini merupakan Capaian Prestasi Tertinggi yang pernah diraih PPID BP Batam, setelah tahun 2016 berada di peringkat ke 6 dan peringkat 4 tahun 2013. (kmg)

Loading...
Loading...