KRIMINALITAS

Undangan Kepala Sekolah Kepada Wali Murid Ini Berakhir di Kantor Polisi

Rabu | 14 Februari 2018 | 14:06

MEDIAKEPRI.CO.ID – Astri Tampi (57), Kepala Sekolah SMP 4 Lolak yang menjadi korban penganiayaan pada Selasa 13 Februari 2018 akhirnya angkat bicara.

Kepada Tribun Manado, Astrid Tampi bercerita peristiwa itu terjadi sekitar pukul 9.00.

Kala itu Astrid Tampi mengundang DP alias Mart (41) ke sekolah untuk membahas aktivitas anak di sekolah.

“Saya mengundang dia untuk mengahadap ke pihak sekolah. Berhubungan, anaknya akan diberikan pembinaan.

Jadi toh saya mengundang dia selaku wali murid,” urai Astri menceritakan kronologi awal peristiwa tersebut.

Namun, lanjut Astri, saat tengah memberikan pembinaan pelaku malah marah-marah, parahnya lagi pelaku sempat menendang meja kaca yang ada dihadapannya.

Tak sampai disitu, pelaku pun mengangkat meja tersebut dan langsung melanyangkan ke arah korban.

“Kejadiannya jam 09:30. Saat saya sedang membina anaknya, dia (pelaku) langsung marah dan menendang meja kaca di dalam ruangan saya.

Ia juga mengangkat meja itu dan menghantamkannya ke arah kepala saya,” bebernya.

Warga Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong ini lantas langsung mengadu ke pihak polisi Sektor (Polsek) Lolak, pada Selasa 13 Februari 2018.

Dihadapan petugas, Ibu kepala sekolah ini mengaku jika dirinya merasa sangat keberatan dengan apa yang telah dilakukan Mart kepadanya.

Kapolsek Lolak AKP Suharno, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah berhasil diamankan.

“Pelaku sudah ditangkap. Ia dijerat dengan pasal 356 tentang kekerasan terhadap pegawai yang tengah melakukan tugas.

Untuk korban sendiri mengalami luka pada tangan kanan, luka pada bagian hidung dan bengkak pada bagian kepala,” jelasnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :