PARIWISATA

Mengenal Keunikan Wisata Sejarah Mausoleum, Berani?

Senin | 19 Februari 2018 | 15:51

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Berani berwisata yang tidak biasa di Jakarta? Cobalah ke Mausoleum, atau bangunan tempat menyimpan jenazah.

Tempat pemakaman umum biasanya dikenal sebagai tempat yang seram dan menakutkan.

Saat ini bayangan tempat pemakaman umum yang menakutkan tidak kita jumpai lagi di Jakarta. Dinas pertamanan dan pemakaman sudah membuat pemakaman menjadi taman yang asri serta daerah resapan air. Disamping itu ada beberapa tempat pemakaman umum yang menjadi saksi sejarah. Baik dari cerita, bentuk bangunan serta keunikan lainnya.

Wisata sejarah biasanya di museum nah sekarang bagaimana kalau kita wisata sejarah di mausoleum? Mausoleum adalah suatu bangunan atau monumen yang digunakan sebagai penanda adanya suatu makam atau kuburan untuk menyimpan jenazah.

Mausoleum Oen Giok Khouw terletak ditempat pemakaman umum Petamburan Tanah Abang Jakarta. Dibangun oleh istri mendiang sebagai bentuk kesetiaan dan penghormatan pada almarhum suaminya.

O.G Khouw seorang saudagar Tionghoa yang kaya raya. Beliau lahir di Batavia tahun 1874 dan wafat di Swiss tahun 1927. Oleh istrinya yang bernama Lam Sha Nio, jenasah mendiang suaminya dibawa ke Batavia untuk dimakamkan serta dibuatkan mausoleum termegah di Asia Tenggara pada jamannya.

Mausoleum dengan gaya art deco Eropa dirancang oleh seorang arsitek berkebangsaan Italia menggunakan bahan batu marmer untuk nisannya serta batu granit untuk patungnya. Semua bahan baku didatangkan langsung dari Italia.

Pembangunannya selesai pada tahun 1932 dan kabarnya menelan biaya sebesar Rp 200 milyar. Pada zamannya mausoleum ini konon mengalahkan makam miliader pertama di Amerika Serikat yang wafat saat itu.

Di halaman Mausoleum di kelilingi empat patung simbol siklus pertumbuhan seorang pria. Kita dapat melihat patung dari depan sebelah kiri adalah seorang pria kanak-kanak, kemudian sebelah kanan pria remaja kemudian di belakang ada patung pria dewasa dan yang terakhir patung pria tua. Masuk ketengah mausoleum kita melihat satu patung malaikat pembawa bunga kebaikan.

Kemudian ada nisan dengan keterangan nama orang yang dimakamkan. Uniknya Mausoleum ini mempunyai ruang bawah tanah sebagai tempat menyimpan peti jenasah almarhum dan almarhumah.

Ruang bawah tanah bisa kita masuki dengan menuruni tangga tetapi sesampai didalam kita tidak bisa melihat peti jenasah karena sudah ditutup beton berlapis marmer. Jadi kita hanya bisa berkelililng tembok betonnya saja.

Setelah dari Mausoleum, kita bisa berkeliling pemakaman dan akan dijumpai bentuk-bentuk nisan dari yang dimakamkan. Ada bentuk nisan almarhum orang Tionghoa, Jepang dan Yahudi.Untuk makam almarhum/almarhumah orang Jepang ada satu rumah abu yang dibangun.

Nah begitulah wisata sejarah di mausoleum termegah se Asia Tenggara pada jamannya. Bagaimana berminat untuk datang kesini? (***)

sumber: detik.com

Editor :