RAGAM

Syuting Film Pramuka di Air Terjun Curup Sindang Drajat, Siswa SMP Ini Tewas Tenggelam

Rabu | 21 Februari 2018 | 13:54

MEDIAKEPRI.CO.ID – Setelah tenggelam selama 19 jam, jasad siswa SMP Pagaralam, Sumatera Selatan, Nanda Raka Fadzila (14), akhirnya ditemukan. Korban tersangkut batu besar di air sedalam delapan meter sehingga membuatnya kesulitan mengapung.

Kepala Pos SAR Pagaralam, Iwan Saputra mengungkapkan, penemuan jasad korban dalam penyelaman dua kali oleh petugas. Tim kesulitan mengangkat jasadnya karena tersangkut di batu besar di kedalaman.

“Alhamdulillah korban sudah kita temukan pagi tadi, walaupun kondisinya meninggal dunia,” ungkap Iwan seperti dilansirkan merdeka.com, Rabu 21 Februari 2018.

Menurutya, diduga korban tak bisa kembali ke permukaan saat terjun ke air lantaran terhalang batu di dasar air. Apalagi, arus air terjun sangat deras sehingga membuat tenaga korban habis terkuras.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam Pramuka. Jenazahnya telah dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan setelah sempat dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum.

Diketahui, siswa SMP Negeri 1 Pagaralam, Sumatera Selatan, Nanda Raka Fadzila (14), tenggelam saat syuting film Pramuka. Peristiwa itu terjadi saat korban bersama rekan-rekannya membuat film pendek Pramuka di Air Terjun Curup Sindang Drajat, kawasan Gunung Dempo Pagaralam, Selasa 20 Februari 2018.

Begitu memperagakan adegan lompat ke air untuk kedua kalinya, korban malah tenggelam dan hilang terbawa arus. Melihat korban tenggelam, rekan-rekannya berusaha menyelamatkan namun gagal. Bahkan saat penyelamatan itu, salah seorang rekan korban ikut tenggelam, beruntung dapat diselamatkan. (***)

sumber: galamedianews.com

Editor :