HERBAL

Anggur Merah dan Coklat Hitam Dicampur Bahan Dapur, Ternyata Ampuh Membasmi Kanker

Jumat | 23 Februari 2018 | 11:15

MEDIAKEPRI.CO.ID – Massachusetts, Ilmuwan tengah giat mencari bahan makanan apa saja yang berpotensi sebagai obat kanker. Kini peneliti mengungkapkan bahwa anggur merah dan coklat hitam (dark chocolate) adalah obat yang ampuh untuk membunuh kanker.

Ketua Angiogenesis Foundation, William Li mengungkapkan anggur merah dan coklat hitam yang dicampur dengan blueberry, bawang putih, kedelai serta teh bisa digunakan sebagai bahan-bahan untuk membuat sel-sel kanker kelaparan yang membuatnya tidak mempunyai kemampuan menggerogoti tubuh.

“Kami telah membuat tingkatan makanan berdasarkan kualitas dari makanan tersebut untuk melawan kanker. Apa yang kita konsumsi setiap hari sudah bisa menjadi kemoterapi bagi diri kita sendiri,” ujar Li, seperti dikutip dari AFP.

Para ilmuwan mengidentifikasi kandungan zat kimia yang terdapat di dalam makanan. Bahan kimia ini memiliki fungsi untuk menghentikan aliran pasokan darah ke jaringan tumor sehingga sel-sel kanker tersebut akan kelaparan yang nantinya akan mati.

Li mengutip sebuah penelitian di Harvard Medical School yang menunjukkan pria dengan konsumsi tomat masak beberapa kali dalam seminggu dapat memperkecil kemungkinannya terkena kanker prostat sebanyak 30-50 kali.

“Ada sebuah revolusi medis yang sebenarnya terjadi di sekitar kita. Jika ini benar, maka akan berdampak pada pendidikan konsumen, pelayanan makanan, kesehatan masyarakat dan juga lembaga asuransi,” tambahnya.

Mengonsumsi berbagai makanan tersebut secara bersama-sama membuat khasiat memerangi kanker menjadi lebih efektif dan ampuh. Bagi beberapa orang di seluruh dunia yang tidak mampu membeli obat kanker, kemungkinan bisa menjadikan pengobatan kanker melalui makanan sebagai satu-satunya solusi terbaik untuk memerangi sel kanker dalam tubuhnya.

Saat ini sekitar selusin obat sudah digunakan untuk menghentikan pasokan darah ke tumor dengan menggunakan taktik pengobatan yang disebut “anti-angiogenesis”. Tapi hampir bisa dipastikan bahwa perawatan untuk kanker bukanlah pengobatan yang murah. (***)

sumber: detik.com

Editor :