VIRAL

Monumen Simpang Lima Gumul Jadi Saksi Aksi “Tendang-tendangan dan Jambak-jambakan” 3 Remaja Putri

Senin | 26 Februari 2018 | 9:44

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kediri – Warganet Kediri sedang dihebohkan dengan adanya video perkelahian antara remaja putri yang terjadi di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

Video berdurasi 30 detik tersebut viral melalui sejumlah akun media sosial seperti Facebook dan YouTube pada hari Minggu 25 februari 2018 malam. Video ini juga diunggah ke akun Facebook salah satu radio swasta di Kediri.

Video ini memperlihatkan dua remaja perempuan sedang berkelahi di lapangan yang berada di kawasan Monumen SLG tersebut. Nampak dalam video seorang perempuan berbaju hitam lengan panjang dengan celana jeans biru dikeroyok dan dipukul serta ditendang oleh dua orang perempuan, yang satu berkaus merah dan mengenakan rok bermotif kotak-kotak, satu lagi berbaju merah serta celana jeans putih abu-abu.

Ironisnya, dalam video juga terlihat, insiden pengeroyokan tersebut disaksikan oleh puluhan pemuda yang duduk di atas sepeda motor mereka. Mereka justru merekam insiden itu menggunakan handphone, tanpa ada upaya untuk melerai. Bahkan mereka menyoraki ketiga remaja ini, seolah memberi semangat.

Tak kuasa karena terus dipukul, ditendang dan dijambak, perempuan berbaju hitam yang menjadi korban itu akhirnya lari menyelamatkan diri ke kerumunan pria yang mengelilingi mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Subur Widono mengaku sudah mendengar dan melihat video perkelahian tersebut.

“Saya merasa prihatin dan menyesalkan adanya video viral pengeroyokan semacam itu, apalagi pelaku dan korbannya perempuan dan nampaknya masih remaja,” ujar Subur saat dihubungi detikcom melalui telepon genggamnya, Senin 26 Februari 2018.

Saat ditanya apakah pelaku dan korban merupakan pelajar di wilayah Kabupaten Kediri, Subur mengaku belum mengetahuinya. Pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasusnya.

“Saya belum tahu kalau pelaku dan korbannya pelajar Kabupaten Kediri atau bukan, semoga saja bukan. Semoga pihak kepolisian bisa mengungkapnya,” imbuh Subur.

Kini video pengeroyokan perempuan yang diduga pelajar ini sedang dalam penyelidikan kepolisian, namun detikcom belum mendapatkan jawaban konfirmasi terkait kabar ini dari Polres Kediri. (***)

sumber: detik.com

Editor :