VIRAL

VIDEO “Ngeyel” saat Kru Pesawat Citilink Memaksa Penumpang untuk Turun Karna Kelakuannya Membahayakan Penerbangan

Senin | 26 Februari 2018 | 15:00

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebuah video berdurasi satu menit 42 detik yang memperlihatkan kru dan pihak keamanan maskapai Citilink menurunkan secara paksa seorang penumpang yang kedapatan merokok saat pesawat hendak lepas landas.

Video yang diunggah oleh seorang ekspatriat bernama Manuel Bucacher melalui akun Instagramnya, @batoine2 itu menjadi viral saat dibagikan ke laman Faceboook, Canggu Community dan sudah dibagikan sebanyak 6ribu kali.

Tampak kejadian tersebut direkam Manuel yang duduk tepat di belakang sang pria yang dipaksa turun. Dalam video tersebut, terlihat lebih dari enam petugas keamaanan bandara dan kru pesawat Cilink menegur seorang pria yang tengah memegang telpon pintarnya. Namun penumpang pria itu terdengar membantah peringatan para petugas.

“Pak, bapak tidak bisa ikut penerbangan ini. Bapak harus turun,” ujar seorang kru pesawat kepada si penumpang pria.

“Kok tidak bisa ikut penerbangan? Saya salah apa, pak?” penumpang itu bersikeras bahwa dirinya tak melakukan kesalahan.

“Bapak membahayakan penerbangan, pak. Pesawat ini delay karena bapak,” ujar petugas keamanan.

Para petugas keamanan dan kru pesawat akhirnya harus memaksa si penumpang untuk turun dari pesawat karena terus bersikap keras kepala. Di tengah upaya penurunan tersebut, si penumpang pria masih sempat menanyakan status penerbangannya.

“Bapak bisa jamin saya berangkat malam ini? Kembali? Bapak bisa jamin nggak?” ujar si penumpang pria dalam nada tinggi.

Para petugas pun dengan tegas meminta si penumpang yang terciduk merokok itu untuk turun terlebih dahulu untuk membincangkan soal keberangkatannya.

Penumpang tersebut kemudian diketahui bernama Iwan Limau dan kejadian dalam video yang diunggah Manuel Bucacher itu terjadi di pesawat Citilink dengan nomor QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar.

Mengutip detikcom, pihak Citilink melalui corporate communication Benny Butar Butar membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Citilink QG 165 pada hari Minggu 25 Februari 2018. Menurut Benny, Iwan terlihat merokok saat berada di pintu keberangkatan (boarding gate) hingga dia berada di tangga pesawat.

Apa yang dilakukan Iwan itu berbahaya karena pada saat bersamaan pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur dan posisi Iwan juga amat dekat dengan mesin pesawat, sehingga memang amat membahayakan keselamatan dan keamanan penumpang.

“Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah ‘ngeyel’ dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan. Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman,” jelas Benny. (***)

sumber: inilah.com

Editor :