KEBAKARAN

Selain Memadamkan Api, Salah Satu Tugas “Damkar” Juga Mengevakuasi Binatang Apapun yang Dianggap Mengganggu Warga, Seperti Ular dan Lebah

Selasa | 27 Februari 2018 | 10:24

MEDIAKEPRI.CO.ID, Maros – Seekor biawak liar masuk ke dalam rumah warga di perumahan Cahaya Jakarta, Kecamatan Maros Baru, Maros, Sulawesi Selatan. Sempat bikin geger, biawak itu akhirnya ditangkap oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros.

Lima orang petugas Damkar yang turun dibuat kualahan menangkap biawak yang panjangnya hingga 1 meter itu. Biawak masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan bersembunyi di balik televisi.

Pemilik rumah, Lisna mengaku panik saat melihat biawak itu masuk ke dalam rumahnya. Ia yang tengah bersama dua anaknya yang masih kecil, terpaksa bersembunyi di dalam kamar dan menghubungi pihak damkar.

“Pas saya mau mandi, tiba-tiba biawak itu masuk melompat lewat pintu belakang dan langsung masuk ke dalam rumah. Saya sama anak-anak saya langsung lari masuk kedalam kamar bersembunyi karena takut,” kata Lisna kepada detikcom, Selasa 27 Februari 2018.

Tak butuh waktu lama, petugas Damkar akhirnya menangkap biawak itu dengan menggunakan sehelai kain. Salah seorang dari mereka merayap saat mencoba menangkap binatang itu menggunakan tangan.

“Biawak ini sangat gesit, jadi sangat susah ditangkap menggunakan tangan. Makanya kita gunakan kain untuk menangkapnya dan akhirnya berhasil, meskipun sempat ada teman yang jatuh,” sebut salah seorang petugas Damkar, Ali Lintar.

Selain memadamkan api, salah satu tugas damkar juga mengevakuasi binatang apapun yang dianggap mengganggu warga, seperti ular dan lebah. Saat musim hujan seperti saat ini, pihaknya memang lebih banyak menerima laporan evakuasi binatang yang meresahkan warga.

“Jadi bukan hanya kebakaran. Kami memang bertugas untuk mengevakuasi binatang yang meresahkan warga. Biasanya memang musim hujan begini banyak laporan kami terima,” lanjutnya.

Setelah berhasil diamankan, biawak itu diikat agar tidak lepas. Petugas Damkar membawa biawak itu ke kantor Damkar untuk dilepaskan di habitat aslinya agar tidak mengganggu warga lagi. (***)

sumber: detik.com

Editor :