Minggu | 22 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Ini Dia Black Dragon, Saudara Komodo, Kadal Apa Lagi Ini?

Selasa | 27 Februari 2018 | 11:06

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kehebohan video pria menggendong ‘Komodo’ terjawab sudah. Yang digendong bukan Komodo, tapi saudaranya yaitu Black Dragon. Kadal apa lagi ini?

memeluk komodo yang ternyata salah informasi (Istimewa)

Netizen sempat heboh gara-gara video Instagram @9GAG tentang pria dengan akun @therealtarzann memeluk kadal raksasa. @9GAG menyebutnya Komodo, netizen pun langsung heboh dengan perdebatan.

Setelah dicek detikTravel, @9GAG diduga salah paham gara-gara @therealtarzann dalam videonya salah ucap soal negara asal si kadal raksasa yang digendongnya yang dia bilang dari Indonesia. Tapi nama hewannya sudah betul dia ucapkan Black Dragon.

Wah, kadal raksasa apalagi ini? Dalam penelusuran detikTravel ke beberapa jurnal ilmiah biologi, Selasa 27 februari 2018 hewan ini adalah Black Dragon Water Monitor. Nama latinnya adalah Varanus salvator komaini.

Dia masih bersaudara dengan Komodo yang nama latinnya Varanus komodoensis. Masih dari keluarga besar Varanus, para kadal purba raksasa.

André Koch, Mark Auliya, Andreas Schmitz, Ulrich Kuch, Wolfgang Böhme dalam Jurnal Mertensiella Volume 16 No 109 tahun 2007 mengungkapkan Black Dragon ini dalam penelitian berjudul Morphological studies on the systematics of South East Asian water monitors (Varanus salvator complex): nominotypic populations and taxonomic overview.

Black Dragon disebut sebagai bagian dari famili water monitor, biawak air tawar. Asalnya bukan dari Indonesia yang salah dijelaskan oleh @therealtarzann. Black Dragon adalah hewan asli Thailand Selatan di Amphoe La-ngu, Provinsi Satun, dekat perbatasan Malaysia.

Ukurannya lebih kecil Komodo. Betinanya 120-160 cm, yang jantan 140-180 cm. Ciri-ciri pembeda utama dengan Komodo adalah warna kulit yang hitam legam kebiruan, perut abu-abu dan lidah berwarna biru. Makanya disebut Black Dragon, ibaratnya besar seperti Komodo Dragon, tapi hitam legam.

Diperkirakan Black Dragon tinggal 100 ekor di habitat aslinya. Namun sejak 2007 sampai sekarang, Black Dragon berhasil dikembangbiakan dalam penangkaran di Parque Reptilandia, Kosta Rika. Black Dragon dijual online di situs Backwater Reptiles seharga USD 7.000 sepasang (Rp 95,5 juta).

Sudah jelas kan sekarang duduk perkaranya? Para ranger Taman Nasional Komodo yang dihubungi detikTravel pun tidak percaya kalau ini Komodo karena lebih hitam. Ternyata memang saudaranya dari negeri sebelah. (***)

sumber: detik.com

Editor :