Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Kasus Oknum Perawat Melecehkan Pasien Ada Perkembangan Baru, Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Akan Lakukan Pembelaan Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Masih ingat dengan kasus pelecehan pasien National Hospital yang menjadi viral beberapa waktu lalu?

Nah, ada perkembangan terbaru dari kasus tersebut. Perkembangannya adalah pelaku ternyata tak melanggar kode etik keperawatan.

Loading...

Kepastian itu disampaikan Sekertaris DPW PPNI Jawa Timur, Misutarno pada SURYA.co.id Selasa 6 Februari 2018 malam.

BACA: Masih Ingat Kasus Pelecehan Seksual yang Dilakukan Perawat ke Pasiennya, Ini Serangan Balik Pelaku Terhadap Korban

“Dari awal kami sudah laporkan ke Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Jatim terkait kasus ini.

Dan berdasarkan kajian ZA menjalankan sesuai tugasnya sebagai perawat,” katanya.

Loading...

Walau demikian, Misutarno menghormati proses hukum yang berjalan, di mana saat ini polisi masih melakukan penyidikan terkait kasus tersebut.

“Pihak kepolisian boleh mengatakan ZA sebagai tersangka, buron, atau apa yang jelas kami (bersama Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Jatim) sudah menimbang tidak ada pelanggaran,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Tarno ini juga menuturkan jika nanti sudah masuk proses persidangan, pihak organisasi keperawatan siap memberikan bukti etik yang dibutuhkan.

Sementara, M Ma’ruf, kuasa hukum ZA kepada Surya.co.id, Selasa 6 Februari 2018 malam menuturkan kalau apa yang dilakukan ZA hanya melepas sadapan elektrokardiografi di bagian dada pasien.

Ia menambahkan Istri Za juga meminta supaya BAP dicabut.

“Kalau ZA kan sedang ditahan di Polretabes Surabaya, jadi yang meminta pencabutan BAP istrinya,” sebut Ma’ruf. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...