Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

KPK Secepatnya Akan Menahan Gubernur Zumi Zola Usai Diperiksa Sebagai Tersangka Terkait Kasus Suap

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Gubernur Jambi, Zumi Zola sebagai tersangka dugaan menerima suap terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi.

Jumlah suap yang diduga diterima Zumi sekitar Rp6 miliar. Sama dengan Zumi, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka dugaan penerimaan suap proyek-proyek di Provinsi Jambi.

Loading...

BACA: Terlibat Kasus Ini, Gubernur Jambi Zumi Zola Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

“KPK telah menetapkan dua orang tersangka yakni berinisial ZZ (Zumi Zola) yang merupakan Gubernur Jambi dan Arn (Arfan) Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 2 Februari 2018.

Basaria menuturkan, kasus dugaan suap yang melibatkan kedua tersangka merupakan pengembangan perkara kasus suap pengesahan RAPBD Jambi 2018. Arfan sebelumnya sudah berstatus tersangka dalam kasus suap RAPBD Jambi tersebut.

Keduanya disangkaakan melanggarkan Pasal 12B atah pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Loading...

Terkait kapan akan menahan Zumi, Basaria menegaskan, akan menahan Zumi ketika menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. “Biasanya KPK akan melakukannya (penahanan) sesegera mungkin, setelah dipanggil sebagai tersangka,” jelasnya.

Untuk mengumpulkan bukti keterlibatan dalam praktek suap tersebut, penyidik KPK juga sudah beberapa kali memeriksa Zumi. Bahkan rumah dinas Zumi juga telah digeledah penyidik KPK. Penggeledahan rumah mantan artis tersebut dilakukan penyidik KPK sejak Rabu 31 Januari 2018 kemarin.

Dalam penggeledahan tersebut diamankan lima kotak yang diduga berisi dokumen dan bukti terkait dugaan suap pemulusan pengesahan RAPBD Jambi 2018 yang telah menjerat empat tersangka tersebut. Selain rumah dinas, mobil dinas Toyota Fortuner bernomor polisi BH 1 dan Alphard ikut digeledah tim KPK.

Selain Zumi dan Arfan, dalam kasus dugaan suap pengesahan APBD Pemprov Jambi tahun anggaran 2018 ini KPK telah menetapkan empat orang tersangka yakni anggota DPRD Jambi Supriyono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Arfan, dan Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Jambi Saifuddin.

Dari hasil pemeriksaan bahkan terungkap jika Pemprov Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Zumi Zola telah menyiapkan ‘uang ketok’ sebanyak Rp6 miliar untuk mengguyur DPRD Jambi agar menyetujui APBD tahun anggaran 2018 tersebut. Namun, dari hasil OTT pada Selasa 20 Januari 2017, tim Satgas KPK baru menyita Rp4,7 miliar. Sementara Rp1,3 miliar lainnya sudah diserahkan pihak Pemprov Jambikepada anggota DPRD Jambilainnya. (***)

sumber: harianterbit.com

Loading...
Loading...