Minggu | 29 November 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

SADIS!!! Hanya karna Hal Ini, Seorang Guru Dianiaya Muridnya Sampai Meregang Nyawa

Budi dikenal sebagai aktivis di Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Malang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sampang – Guru kesenian di SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Jawa Timur, bernama Budi Cahyono tewas setelah dianiaya siswanya, Kamis 1 Februari 2018.

Loading...

Budi merupakan mantan aktivis Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Malang.

“Beliau dikenal aktivis seni dan aktif di LSMI Malang, yakni sebuah lembaga seni mahasiswa di bawah naungan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang,” ujar teman almarhum, Budi Cahyono, Khotim kepada Antara, Jumat 2 Februari 2018.

Khotim yang juga satu organisasi saat kuliah di Malang, Jawa Timur itu menuturkan, Budi Cahyono sering melakukan pementasan saat acara latihan kader (LK-1) di lingkungan HMI Cabang Malang yang digelar masing-masing komisariat. Ia mengenal Budi sebagai seorang pendiam.

“Tapi beliau aktif di kelompok-kelompok teater dan grup musik di bawah naungan HMI Cabang Malang,” kenang Khotim yang kini menjabat sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Pademawu, Pamekasan itu.

Loading...

Saat aktif di HMI Malang, Budi Cahyono juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat UM (Universitas Malang). Almarhum baru menikah dengan istrinya Shinta setahun lalu, dan kini istrinya hamil empat bulan. “Semoga almarhum diterima disisi-Nya,” ucap Khotim.

Guru SMA Negeri I Torjun Sampang Budi Cahyono dianiaya oleh muridnya berinisial HI di lingkungan sekolah. Kasus pemukulan oleh siswa HI terjadi saat guru Budi menyampaikan pelajaran kesenian.

Saat itu, HI tertidur di dalam kelas, dan Budi langsung menghampiri yang bersangkutan, mencoret wajahnya dengan tinta. Namun, HI tidak terima dan langsung memukul guru Budi mengenai bagian pelipis wajahnya. Budi tidak melawan. Ia mengalah atas perlakuan siswanya HI.

Namun aksi HI tidak sampai di situ. Seusai pulang sekolah, siswa itu menunggu guru Budi di Jalan Raya Jrengik dan kembali menganiaya sang guru. Sesampainya di rumahnya, Budi tiba-tiba pingsan dan langsung dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya.

Hasil diagnosa dokter menyebutkan yang bersangkutan mengalami mati batang otak dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto menyatakan, telah menangkap siswa HI, pelaku pengsniayaan terhadap guru seni rupa di SMA Negeri 1 Torjun Sampang, Madura, Kamis 1 Februari 2018 sekitar pukul 24.00 WIB di rumahnya di Dusun Brekas, Desa Tonjun, Kecamatan Torjun, Sampang.

“Kami juga telah meminta keterangan kepada para pihak, baik guru ataupun teman sekelas tersangka,” ujar Heri. (***)

Sumber : republika.co.id

Loading...
Loading...