Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Santet dan Kecurigaan Rumah Sakit Soal Remaja yang Bertelur Rusli: “Tak Pernah”

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kepala Bagian (Kabag) Humas Rumah Sakit Syekh Yusuf, Muhammad Taslim mencurigai telur yang di dalam tubuh Akmal (14) sengaja dimasukkan sendiri. Sebab, secara logika medis tak mungkin telur itu bisa berada di saluran pencernaan.

“Sejauh ini kecurigaan kita seperti itu. Tapi kan kita nggak lihat langsung. Tapi kecurigaan kita ada sengaja dimasukkan. Tapi kita tidak lihat,” kata Taslim saat dihubungi, Senin 19 Februari 2018.

Loading...

“Kalau secara ilmiah tidak mungkin ada telur di dalam tubuh manusia. Itu tidak mungkin, apalagi itu di salur pencernaan,” imbuhnya.

Diketahui, Akmal, bocah asal Gowa, Sulsel, mengeluarkan telur dari tubuhnya sejak 2015. Terakhir malam kemarin 18 Februari 2018 ia diberitakan kembali mengeluarkan dua butir telur.

BACA: Akmal, Remaja Ini Kembali Bertelur di Rumah Sakit

Setelah melalui pemeriksaan, kata Taslim, kondisi tubuh Akmal dalam keadaan normal. Asal muasal telur itu bisa berada di dalam tubuhnya tidak bisa dijelaskan.

Loading...

“Nggak ada. Semuanya normal,” sebutnya.

Belum ada observasi lebih lanjut soal dua telur baru yang dikeluarkan oleh Akmal. Namun, Taslim mengatakan telur-telur yang pernah dikeluarkan pada 2015 dinyatakan sebagai telur ayam biasa.

“Dua tahun lalu kita minta ada pemeriksaan itu telurnya. Tapi saya tidak tahu hasil terakhir. Tapi setahu saya terakhir dicek bahwa itu hanya telur ayam. Kalau yang saat ini saya belum konfirmasi lagi,” ucap Taslim.

Hingga kini Akmal masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Syech Yusuf Sungguminasa dan rencananya akan menjalani isolasi selama tujuh hari guna mengungkap penyebab keberadaan telur di dalam tubuhnya.

Tak Pernah

Sementara itu, ayah Akmal, Rusli, menegaskan, anaknya tidak pernah menelan telur secara bulat-bulat.

“Tidak pernah dia makan telur bulat-bulat, telur utuh, buat apa?” ujar Rusli saat dikonfirmasi.

Rusli juga membantah adanya isu santet terhadap anaknya. Dia sampai saat ini tidak tahu penyebab anaknya mengeluarkan telur dari tubuhnya.

“Saya ini imam di kampung saya, tidak ada santet. Saya hanya percaya pada Maha Kuasa,” ucapnya.

Rusli berharap hasil penelitian medis kedokteran bisa menjawab apa yang diidap anaknya. Dia mengatakan, sudah ada telur yang dipegang dokter untuk diteliti.

“Sudah ada yang diteliti dokter tapi belum ada hasilnya,” ucap Rusli. (***)

sumber: hariansib.co

Loading...
Loading...