Minggu | 22 November 2020 |
×

Pencarian

INTERNASIONAL

Biarawan Bilang Gadis Ini Kena Kutuk dan Harus Lakukan Ritual, Setelah Minum ‘Air Suci’ Gadis Ini Mati

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangkok – Seorang gadis (18) di Thailand meninggal setelah menjalani ritual penyembuhan.

Dilansir dari Asia One, polisi di Kaeng Khro Chaiyaphum sedang mencari tiga pria yang diduga terlibat dalam ritual yang mengharuskan gadis itu meminum dari mangkuk besar yang katanya air suci.

Loading...

Tiga pria tersebut diidentifikasi sebagai biarawan.

Penyebab kematian tersebut masih menjadi misteri bersama.

Karena pelakunya melarikan diri dan tak meninggalkan “air suci”.

Gadis itu meninggal pada Minggu, 18 Maret 2018 dan jasad gadis itu telah di kremasi pada Rabu 21 Maret 2018.

Loading...

Yaitu selang tiga hari setelah kematian sesuai dengan peraturan adat mereka.

Selama ritual gadis itu muntah dan mengalami syok lalu dilarikan ke Rumah Sakit Krang Khro.

Karena makin kritis dan alat tak memadani, dia lalu dirujuk ke RS Chaiyaphum namun nyawa tak dapat diselamatkan.

Menurut dokter penyebab meninggalnya gadis itu karena kehilangan banyak oksigen di otaknya.

Keluarga tak terima dan melapor ke polisi pada Selasa, 20 Maret 2018.

Ayah korban, Khan Cherjorhor (48), menyesal telah salah memilih biarawan sehingga anaknya mati.

Mereka adalah warga pendatang yang mengatakan putrinya dikutuk dan harus diobati dengan acara ritual.

Khan mengatakan jika putrinya baik-baik saja dan tak ada gejala sakit sebelum ritual.

Pejabat kesehatan Chaiyaphum, Passakon Chaiyaset, tak dapat mengidentifikasi karena tak ada sampel airnya.

Tubuh gadis tersebut telah dikremasi tanpa diotopsi terlebih dahulu.

Kini tergantung penyelidikan polisi untuk mengungkap kasus ini.

Passakon memperingatkan warga untuk tidak melakukan ritual aneh.

Apalagi memakan dan meminum sesuatu yang tak tahu asalnya.

Gadis itu telah dikremasi pada Rabu, 21 Maret 2018 sesuai aturan mereka.

Biarawan tersebut membantah jika air suci itu menyebabkan kematiannya. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...