Kamis | 17 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Demi Jajan, Kawanan Pencuri Ini Nekad Curi Motor, Ketangkap Deh..

Jumat | 30 Maret 2018 | 9:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cipatat – Tiga orang pelaku pencurian kendaraan roda dua di sebuah minimarket Kampung Pakemitan RT 1 RW 6, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Cipatat.

Kapolsek Cipatat, Kompol Asep Nandang mengungkapkan kejadian tindak pencurian ini terjadi pada Sabtu, 24 Maret 2018 pukul 07.00 wib. Asep menjelaskan kejadian itu bermula saat ketiga pelaku membuntuti korban dari arah Cianjur hingga wilayah Rajamandala, tepatnya di minimarket Kampung Pakemitan, karena korban seorang pegawai minimarket.

Kemudian, ketiga pelaku itu memiliki tugas masing-masing, yakni satu orang masuk untuk mengalihkan perhatian si korban dan dua pelaku lainnya bersiap mencuri kendaraan roda dua milik korban.

“Tapi, dari pinggir minimarket itu ada orang yang keluar dari gang dan pelaku pun kemudian kabur melarikan diri ke arah Kampung Kiara, namun petugas kami pun yang kebetulan sedang patroli mengejar dan memepetnya,” kata Asep di Polsek Cipatat, Kamis, 29 Maret 2018.

Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap, di antaranya Yogi Adi Pratama bin Lalan Mulyadi, Deni bin Abdul Rojak, dan Engkus Kusnadi bin Emad. Sedangkan korban bernama M Husni Ramdan warga Kampung Cimerang RT 4 RW 12, Desa Citatah.

“Anggota kami kemudian menggeledah salah satu pelaku dan ditemukan dari salah seorang pelaku membawa alat untuk mencuri motor berupa astag dan pistol airsoft gun,” ujar Kapolsek.

Menurut Asep, pelaku telah sebanyak lima kali melakukan tindak pencurian di luar Kecamatan Cipatat.

Atas tindakan pencurian ini ketiga pelaku pun mendapat pasal 363 dengan ancaman penjara 9 tahun.

“Saya imbau warga masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraannya di tempat yang tidak semestinya. Karena itu akan sangat memudahkan tindak operasi pencurian,” katanya seraya menyebut pencurian kendaraan biasanya memakan waktu sekitar 5 menit.

Salah seorang pelaku, Yogi mengaku sejumlah kendaraan yang berhasil mereka curi kemudian dijual dan uangnya dibagi-bagikan.

“Kami jual ke wilayah Karawang, ada yang senilai Rp 1,2 juta hingga Rp 2 juta. Uangnya pun buat jajan,” katanya yang mengaku baru menjalankan operasi pencurian ini selama empat bulan.(***)

sumber: tribunnews.com

Editor :