Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Derita Tumor di Wajah, Egi Bocah Cerdas Ini Perlu Uluran Tangan Para Dermawan

MEDIAKEPRI.CO.ID,Pontianak – Meski benjolan di mukanya sebesar kepalan tangan orang dewasa tak menyurutkan semangat bocah cerdas, Muhammad Syauqi Hidayah (10) untuk terus menuntut ilmu disekolah dasar negeri (SDN) 14 Pontianak Utara.

Bocah yang 10 tahun ini tinggal bersama ayahnya dan dua orang saudara yang merawatnya, sedangkan ibunya telah lama meninggal sekitar empat tahun silam.

Loading...

Egi sapaan akrabnya yang tinggal di Gang Ikhlas RT 03/RW26 Kelurahan Siantan Tengah ini tengah berjuang melawan penyakit yang membuat mukanya sebelum membengkak hebat ini.

Walaupun dengan kondisi yang membuat kita ngeri ketika melihatnya ini, ia tak pernah surut semangat untuk berangkat sekolah dan menuntut ilmu, bahkan ketika Wartawan Tribun Pontianak menyambangi kediamannya ia baru saja pulang dari sekolah, Sabtu 24 Maret 2018.

Disekolah Egi yang duduk dikelas tiga ini, dikenal juga sebagai anak berprestasi yang selalu masuk dalam tiga besar.

Saat ditanya ia menyebutkan tak merasa sakit dengan kondisi mukanya yang yang membengkak tersebut.

Loading...

Sebetulnya ia harus dioperasi untuk mengangkat tumor yang menyerang mukanya, namun apa daya Egi si bocah cerdas berasal dari keluarga tak mampu sehingga orangtuanya tak bisa membawanya ke Jakarta untuk menjalani operasi.

Besar harapan Egi yang sehari-hari menghabiskan waktu didalam rumah setelah sekolah ini dapat uluran dari tangan dermawan agar ia bisa melakukan operasi dan sembuh dari belenggu penyakit yang telah menjajah masa kecilnya ini.

Keluarga besarnya pun berharap demikian ada dermawan yang berbaik hari untuk memberikan bantuan pada keluarga kecilnya ini.

Orang tua Egi, Masduki Fadli (47) yang juga merupakan ketua RT setempat mengaku belum pernah melaporkan hal tersebut pada pihak pemerintah, karen ia merasa kebingungan dengan kondisi yang menimpa keluarganya itu.

Masduki menceritakan awalnya Egi ketika masih berumur tiga tahun terserang batuk selama kurang lebih 3-4 bulan dan kala ini matanya sampai bengkak.

Setelah itu ada bintitan kecil dimatanya karena bengkak, lama kelamaan bengkak turun di pipi. Ketika Egi umur 5 tahun bengkak dipipinya semakin besar dan bahkan biji matanya sebelah kanan seakan mau keluar karena terlalu bengkak.

Dengan kondisi tersebut, Egi pernah dibawa di RS Soedarso untuk mendapatkan penanganan medis, kala itu Egi memang diponis dokter terserang tumor dan disarankan untuk melakukan operasi di Jakarta.

Berasal dari kelaurga tak mampu, akhirnya diputuskan jika Egi tak diterbangkan ke Jakarta untuk operasi.

Masduki yang sehari-hari kerja sebagai buruh lepas tak bisa berbuat banyak melihat kondisi anaknya tersebut, ia hanya bisa bersabar dan berharap ada bantuan pihak dermawan.

Bahkan Egi tak mendapat bantuan BPJS dari pemerintah, namun orangtuanya memasukannya secara mandiri dan sempat menunggak dan ditelpon-telpon oleh pihak BPJS harus segera melunasi tunggakannya.

Ia bersyukur tunggakan BPJSnya telah dilunasi pihak Rumah Zakat.

Kondisi muka Egi mulai membengkak sejak lima tahun terakhir dan Egi disebutnya tak pernah mengeluh dan hanya saat mau tidur saja seperti kesusahan bernafas.

“Saya berharap untuk kesembuhan anak saya, semoga ada pihak yang bisa membantu untuk melakukan operasi di Jakarta,” harapnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...