Minggu | 17 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Diikat Lehernya dan Ditarik Lalu Dorr, Atikah Tumbang Ditembak 2 Kali Oleh Penjahat Bertopeng

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sukabumi – Penjahat bertopeng yang menembak Atikah (40) di bagian dada kirinya diduga menggunakan senapan untuk berburu babi. Sebelum menembak pelaku menutup moncong senapan dengan handuk.

Hal ini diceritakan korban kepada Ahmad Sajuri, Kepala Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas saat masih dalam perawatan medis RSUD Jampang Kulon, Selasa 13 Maret 2018

Loading...

“Korban menceritakan jika pada saat pelaku menodongkan senjata lalu menembak, mereka lebih dulu menempelkan handuk agar suara tembakan tidak terdengar,” kata Ahmad melalui sambungan telepon dengan detikcom, Rabu 14 Maret 2018

Saat kejadian Atikah baru selesai menjalankan salat Magrib, situasi rumah hanya ada cucu korban yang masih berusia 3 tahun sementara Apud (50) suaminya sedang ke masjid.

“Situasi rumah korban sepi hanya ada cucunya yang masih berusia 3 tahun, sementara suaminya sedang ke masjid. Pelaku masuk lalu menganiaya korban, mengikat lehernya lalu ditarik dan ditembak,” lanjutnya.

Lingkungan sekitar rumah korban situasinya berdekatan dengan tetangga lainnya bahkan nyaris berhimpitan. “Mungkin itu alasan pelaku menutup moncong senapan memakai handuk, suara senapan pemburu babi itu keras kalau ditembakkan,” jelas Ahmad.

Loading...

Situasi di Kampung Babakan Kubang memang sepi karena warga menjalankan ibadah salat maghrib.

Kepada Ahmad, warga mengaku tidak sedikitpun mendengar suara-suara mencurigakan. Motif penembakan sendiri masih dalam penyelidikan aparat kepolisian, sebelumnya Ahmad sempat mendengar desas-desus di masyarakatnya jika korban memiliki ilmu hitam.

“Tapi kan tidak serta merta bisa dibuktikan yang begitu (ilmu hitam),” tandasnya.

Korban yang merupakan warga Mekarsakti Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi kini masih mendapat perawatan di RSUD Jampang Kulon. Di dada kirinya bersarang dua peluru. Diduga dia ditembak dua kali. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...