Selasa | 04 Agustus 2020 |
×

Pencarian

UMUM

Harga Beras Turun, Demi Lebaran atau ..?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang atau PIBC turun Rp800-900 per kilonya sejak beberapa waktu terakhir. Apakah penurunan ini berkaitan dengan jelang pemilihan presiden tahun 2019 nanti?

Dikonfirmasi hal ini, Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, penurunan harga ini merupakan persiapan rutin yang dilakukan oleh pihak pemerintah. Sebab tidak lama lagi memasuki bulan puasa dan Lebaran.

Loading...

“Itu sih sebenarnya persiapan saja rutin. Kalau harganya turun kan bagus juga berarti pemerintah sudah antisipasif belajar dari lebaran-lebaran sebelumnya,” kata Bhima Selasa, 27 Maret 2018.

Bhima mengatakan, sudah menjadi kewajiban pihak pemerintah untuk menstabilkan harga sembako pada saat bulan puasa dan lebaran nanti. Pasalnya, beras adalah kebutuhan pokok masyarakat.

“Harus dipermurah kalau bisa sembako itu. Karena ini krusial kalau jelang lebaran biasanya inflasi pangan tinggi. Jadi memang harus dikendalikan, pasokannya dijaga,” ujar dia.

Ketua DPD Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) DKI Jakarta, Nellys Sukidi sebelumnya mngatakan bila harga beras mengalami penurunan Rp 800-900 per kg.

Loading...

Menurut Sukidi, penurunan harga beras ini karena sudah memasuki panen raya. “Secara keseluruhan harga beras sudah kembali normal, karena musim panen,” ujar dia.

Mengenai stok beras di PIBC, kata dia, terpenuhi. “Disini perhari biasa 2500-3000 ton. Kalau pasokan kurang dari 2000 ton dan terus menerus, itu signal kenaikan harga. Tapi kalau pasokan diatas 2000-3000 ton dan itu terus menerus. Itu yang namanya stabil,” kata dia. (***)

sumber: inilah.com

Loading...
Loading...