Senin | 23 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Harga Tiket PSMS di Bilang Mahal, Managemen: “Demi Kemajuan Tim Ayam Kinantan”

Jumat | 30 Maret 2018 | 14:43

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Manajemen Klub PSMS Medan angkat bicara terkait harga tiket nonton PSMS yang dianggap mahal oleh suporternya. Melalui CEO PSMS, Doddy Tahir, kenaikan harga tiket diakui demi kemajuan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

“Saat ini PSMS sedang tahap pembenahan usai bangkit dari keterpurukan. Jadi memang butuh dana tidak sedikit apalagi APBD tidak boleh masuk. Memang kita dapat sponsor yang banyak. Namun kan tidak bisa membiayai seluruhnya. Kita juga butuh biaya untuk operasional klub,” kata Doddy, Rabu 28 Maret 2018.

Dijelaskan, pemasukan tim kini salah satunya dari sponsor. Namun itu saja tidak cukup. Sehingga sumber lainnya dengan mengandalkan penjualan tiket dan juga aksesoris PSMS berupa kaos, syal dan lainnya. Namun, untuk penjualan aksesoris dan souvenir masih tengah digarap.

Dalam satu musim, lanjut Doddy, PSMS memerlukan dana minimal Rp25 miliar. Jumlah tersebut termasuk pembiayaan Liga I, Piala Indonesia dan PSMS Junior yang mengikuti Liga I U-19. “Kami berharap, para pendukung PSMS paham kondisinya. PSMS ingin berubah, untuk suporter semoga mengerti keadaan ini karena kami juga tidak mau menyakiti hati para suporter,” kata Doddy

Pada pertandingan PSMS Medan kontra Bhayangkara FC, manajemen mematok tiket dengan harga Rp 40 ribu untuk tribun terbuka sebelah utara dan selatan. Sedangkan untuk tribun tertutup sebelah timur dibandrol Rp75 ribu. Untuk tribun tertutup sebelah barat dibandrol Rp 100 ribu dan tribun VIP sebesar Rp 200 ribu.

“Untuk ketiga supporter PSMS medan tetap akan diberikan harga khusus. Kami telah sepakat dengan SMeCK, KAMPAK dan PFC akan ada diskon,” pungkasnya.

Harga itu dinilai sudah sesuai karena pertandingan yang akan digelar akhir pekan ini, merupakan pertandingan besar. Namun pihak manajemen menyatakan, harga tiket akan berubah saat PSMS Medan melakoni pertandingan dengan tim yang levelnya biasa.

– Incar Tiga Poin

Pelatih PSMS, Djajang Nurdjaman mengaku tidak akan menginstruksikan kepada para pemain untuk melakukan kawalan ketat kepada satu-dua pemain saja. Diakuinya, semua pemain tetap harus diwaspdai.

“Striker asing mereka pasti harus diawasi, tapi tidak tidak akan ada kawalan khusus,” ucap Djanur usai tim melakukan official training di Stadion Teladan, Kamis, 29 Maret 2018.

Djanur tetap mematok tiga poin dalam laga kontra Bhayangkara FC itu. Untuk itu dia berharap dukungan penuh suporter PSMS.

“Harapannya pasti suporter datang dan memadati stadion. Semua nyanyikan yel-yel khusus di Teladan sehingga pasti memompa motivasi pemain,” tuturnya. (***)

sumber: hariansib.com

Editor :