Selasa | 24 November 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Hingga Minggu Ketiga Maret 2018, BNN Kepri Ungkap Puluhan Kilogram Sabu dari Pintu Masuk Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengungkap 3 kasus peredaran gelap narkoba dan mengamankan 2527 gram sabu dari 4 tersangka.

Sabu lebih dari 2,5 kg ini berasal dari Malaysia dan dibawa oleh TKI yang menjadi kurir.

Loading...

Kepala BNNP Kepri, Richard Nainggolan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNNP Kepri, Kamis, 22 Maret 2018, mengatakan, keempat tersangka diamankan dalam waktu yang berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap S (28) di pintu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim pada Selasa, 6 Maret 2018 lalu sekira pukul 08.00 WIB oleh petugas Bea Cukai. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 1004 gram sabu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa sabu ini diterima dari B yang hingga saat ini DPO di Batam. Sabu ini rencananya akan dibawa ke Padang dengan upah sebesar Rp10 juta. Tapi, tersangka S baru menerima uang sebesar Rp3 juta untuk operasional saja dari B,” kata Richard.

Seminggu kemudian, atau tepatnya pada Senin, 12 Maret 2018 lalu, giliran petugas Bea Cukai Pelabuhan Internasional Batam Center berhasil mengamankan MP (29) dengan barang bukti sabu seberat 168 gram.

Loading...

Saat diinterograsi, MP datang ke Batam bersama rekannya J (25). Kedatangan keduanya ke Batam untuk mengambil sabu dan membawanya ke Lombok sesuai perintah seseorang berinisial H yang kini DPO.

Dari keterangan MP, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap J yang diketahui berada di Bandara Hang Nadim untuk berangkat ke Lombok. Tersangka J berhasil ditangkap saat sedang antri check in di pintu keberangkatan.

Dari tangan J, petugas kembali mendapati barang bukti 195 gram sabu.

“Kedua tersangka ini merupakan TKI yang bekerja secara tempo waktu per bulan di Malaysia. Dari pengakuan keduanya, mereka sudah dua kali membawa sabu dari Malaysia. Sebelum ditangkap, mereka sudah berhasil membawa sabu ke Lombok dengan modus sabu tersebut dimasukkan ke anus. Dan penangkapan kali ini merupakan yang kedua kalinya dengan modus yang sama,” ujar Richard.

Yang terakhir, enam hari kemudian, tepatnya Minggu, 18 Maret 2018, petugas kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap kurir sabu berinisial M (22). Tersangka M diamankan di pinggir jalan depan PT Snepac Batu Ampar, Batam.

Dari tangan M, berhasil diamankan sabu seberat 1160 gram.

Keempat tersangka yang diamankan saat ini, lanjut Richard, dikenakan Pasal 114 dan pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Mereka juga terancam hukuman maksimal yakni hukuman mati atau hukuman seumur hidup,” tuntasnya. (kmg)

sumber: utusankepri.com

Loading...
Loading...