Senin | 25 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Ketika Anak yang Dipasungnya Dievakuasi, Sunarti: Ini Demi Kesembuhannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Sunarti mengaku terpaksa memasung putranya, Muhammad Fardana Ikhsan (27). Karena kondisi kejiwaannya, Sunarti khawatir Fardana akan mencelakakan orang-orang di sekitarnya jika dibebaskan.

Ketika ditanya bagaimana awal mulanya hingga Fardana dipasung, Sunarti pun mengisahkan bahwa pemicunya terjadi saat pria yang akrab disapa Dana itu masih kecil.

Loading...

“Waktu bayi pernah saya tidurkan di sofa. Kepalanya kedudukan kakaknya,” kisah Sunarti di rumahnya di Jalan Kedung Klinter Gang 5 nomor 6, Kedungdoro, Tambaksari, Surabaya, Kamis 29 Maret 2018.

Akibat hal itu, lanjut Sunarti, Dana menjadi sering kejang saat usianya menginjak lima bulan. Kondisi ini ditambah dengan bola mata Dana yang bergerak-gerak ke samping.

Karena khawatir, wanita berusia 62 tahun itu pun akhirnya membawa Dana ke RSUD Dr Soetomo.

Dari hasil pemeriksaan dokter, Dana didiagnosis mengidap penyakit yang menyerang saraf otaknya. Hal ini menyebabkan perkembangan otaknya terhambat, meski fisiknya tumbuh sesuai dengan usianya.

Loading...

Tak hanya itu, dokter juga mengatakan jika Dana mengalami gangguan kejiwaan. “Waktu itu sudah umur 10 tahun bicaranya pelat,” tambah Sunarti.

Sejak saat itu, Dana sering keluar-masuk rumah sakit guna mencari obat yang sesuai untuk penyembuhannya.

Satu hal yang menjadi perhatian Sunarti berikutnya adalah Dana yang semakin bandel. Bahkan di usia 25 tahun, ia sempat terlibat perkelahian, namun bukan dengan lawan yang sebaya, melainkan dengan anak-anak kecil.

“Masuk usia 25 tahun mulai nakal, anak kecil didorong sampai jatuh,” ungkap Sunarti.

Dana juga sempat melakukan hal lain seperti memecahkan kaca milik tetangga, memukul orang-orang di sekitarnya, memalak orang yang lewat, hingga mengamuk tanpa sebab.

Untuk itu, Sunarti mengaku tak tahu cara lain selain mengikat Dana di atas kasur di rumah kostnya yang hanya berukuran 2×4 meter tersebut. Hal ini dilakukan Sunarti agar Dafa tak lagi mencelakai warga sekitar.

“Saya pernah ke RSJ Menur dapat tali pengikat, dan saya tiru cara suster gimana nalinya,” papar Sunarti.

Ketika sedang diikat, Dana juga berulang kali mengamuk dan minta dilepas. Namun dengan penuh ketabahan, Sunarti tetap telaten merawat Dana seperti menyuapinya hingga menyeka dan menggantikan bajunya.

Ketika Dana dievakuasi ke RSJ Menur, Sunarti mengaku menyambut dengan tangan terbuka. Diakuinya selama ini ia ingin Dana sembuh, namun ia terbentur masalah dana untuk pengobatan putranya. Suami Sunarti sendiri telah meninggal dunia dan ia hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

“Saya bersedia Dana dibawa lagi ke RSJ Menur. Ini demi kesembuhannya,” ujarnya. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...