Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Minta Uang untuk Beli Keperluan Bayinya, Bukannya Dikasih Dev Malah Babak Belur Dihajar Suami

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Dev (25) mengalami luka lebam dan memar di sekujur tubuh.
Warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong AA Kecamatan SU I Palembang ini mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh suaminya Raf (30), Minggu 11 Maret 2018 malam lalu.

Menurut Dev, pemicunya hanya sekedar meminta uang untuk membeli peralatan anaknya yang masih berusia sembilan bulan.

Loading...

Dev mengaku dipukuli dan diseret oleh suaminya.

“Memang saya merupakan isteri muda. Saya menikah di bawah tangan.

Itu pun karena saya tertipu akan statusnya yang mengaku masih bujangan,” ungkap Dev kepada petugas Sentra Pelayana Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang sambil menangis, Selasa 13 Maret 2018.

Dev datang ke kantor polisi sambil menggendong anaknya.

Loading...

Dev sebelumnya, sekitar empat bulan yang lalu, juga melapor ke Polresta Palembang.

Masalah sama, yakni dugaan KDRT.

“Tepatnya bulan September saya sudah melaporkan dia (pelaku-red) ke Polresta atas pemukulan yang dilakukannya.

Hanya saja sampai saat ini tidak direspon polisi.

Semalam, dia kembali melakukan hal yang sama.

Dia memukul dan menyeret saya hingga tersungkur,” katanya.

Masih menurut Dev, ia pun tak mengetahui penyebabnya.

Saat kejadian ini hanya meminta uang untuk membeli peralatan anaknya yang masih kecil.

“Saya hanya meminta uang pak untuk membeli peralatan anak saya yang masih kecil.

Laporan kemarin belum saya cabut, kami sudah rujuk. Eh tak tahunya ia begini lagi,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winaramelalui Kasubag Humas, Iptu Samsul, membenarkan bahwa korban dulunya pernah melapor di Polresta Palembang.

“Benar, laporan korban sudah kami terima.

Nantinya kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan penyidiknya, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palembang,” ungkapnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...