Selasa | 26 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Polisi Stop Kasus Tewasnya Wakil Ketua DPC PPP Jombang yang Diduga Kencani Waria, Keluarga: Pasrah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mojokerto – Polisi menghentikan penyelidikan kasus tewasnya Wakil Ketua DPC PPP Jombang Muhammad Syafii Has (58), lantaran tak menemukan unsur pidana. Keluarga korban pun hanya bisa pasrah.

Keponakan Syafii Abdul Lutfi mengaku tak puas dengan langkah polisi yang menghentikan penyelidikan tewasnya si paman. Menurut dia, terdapat kejanggalan yang bagi dirinya hingga kini belum terungkap.

Loading...

“Masak ada serangan jantung sampai mengakibatkan mengeluarkan darah,” kata Lutfi saat dihubungi detikcom, Jumat 23 Maret 2018

Selain itu, lanjut Lutfi, pihak keluarga juga meragukan hasil penyelidikan yang menyebut korban tewas saat berkencan dengan seorang waria. Menurut dia, selama ini korban dikenal religius.

“Dengan adanya punya penyakit jantung itu, suaranya lemah, tenaganya lemah, tak ada pemikiran sama sekali melakukan hal yang seperti itu (kencan dengan waria),” ujarnya.

Kendati begitu, kata Lutfi, dirinya hanya bisa pasrah terhadap langkah polisi yang menghentikan penyelidikan kasus ini. Dirinya berharap nama baik Syafii dan keluarganya bisa dipulihkan.

Loading...

“Paman ini kan kebiasannya memperjuangkan keagamaan, ketua yayasan MTs, nazir di masjid, ketua tahlil. Boleh lah kasusnya ditutup, tolong membuat gambaran yang baik. Fakta atau apa, berita-berita tak baik, bagaimana caranya kasus ini ditutup dengan hal yang positif,” tandasnya.

Syafii ditemukan tewas bercelana dalam di kebun tebu tanggul Sungai Brantas, Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto, Jumat 16 Maret 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

Barang-barang berharga milik korban ditemukan masih utuh di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil reka ulang yang digelar Polresta Mojokerto, korban tewas saat berkencan dengan waria berinisial F alias V, Kamis 15 Maret 2018 sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat serangan jantung. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...