Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Takut dan Tak Tahu Harus Bagaimana, Warga Berkeluh Kesah Atas Dampak Buruk Cut and Fill kepada Ketua Dewan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang terus didera rasa takut dan kebingungan. Soalnya, kesehatan mereka terancam oleh aktivitas proyek penimbunan dan pemotongan yang dilakukan perusahaan di sekitar lingkungannya.

Menurut mereka merasa sangat terganggu dengan aktivitas proyek penimbunan (Cut and Fill) yang dilakukan PT Global Dan PT Asia Metal. Pasalnya, Lori pengangkut tanah yang digunakan perusahaan tersebut membuat jalanan berdebu Dan warga terancam ispa.

Loading...

“Operasi angkutan di siang hari banyak debu meresahkan warga, khususnya pedagang kaki lima (PKL) dan masyarakat yang melintasi jalan tersebut,” ujar Ramdoni di depan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto SH MH, Kamis, 16 Maret 2018.

Lebih lanjut Ramdoni menjelaskan, jika PT Asia Metal memiliki izin resmi, warga tidak keberatan, tetapi dengan tidak keberatan itu bukan berarti langsung tidak ada gangguan pada masyarakat. Pedagang Kaki Lima (PKL) meminta operasi angkutan yang dilakukan pada malam hari, bukan siang hari saat aktivitas penduduk sekitar.

” Kalau siang hari banyak debu, lori di siang hari lalu-lalang jadi pembeli tidak ada, belum lagi soal penyakit pernafasan (Ispa.red),” kata Ramdoni sambil menirukan keluhan pedagang.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti.

Loading...

“Saya akan perintahkan ke Komisi I dan Komisi III untuk memanggil perusahaan itu. Kesehatan warga harus diperhatikan,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah dari warga Kelurahan Tanjung Sengkuang yang hadir. (kmg/alam)

Loading...
Loading...