Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Teganya!!! Lantaran Panik dan Emosi karena Hubungan Gelapnya akan Diungkap ke Istri, Suami Ini Nekat Habisi Nyawa Selingkuhannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kupang – Lelaki berinisial AT alias Anus tidak berkutik ketika Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT) menangkapnya. Ia dituduhan menghabisi nyawa Meri Faot, janda beranak satu, asal Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Meri dibunuh Anus yang sudah memiliki istri dan empat anak di tempat penghijauan Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, dengan cara dipukul menggunakan kayu tepat di bagian kepala.

Loading...

Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson L Amalo mengatakan, Meri dibunuh pada Sabtu, 17 Maret 2018 malam. Jenazahnya ditemukan warga pada Minggu, 18 Maret 2018 siang.

“Keduanya memang sudah menjalin hubungan gelap sejak November 2017. Pelaku nekat membunuh korban karena panik dan emosi lantaran korban mengancam akan membeberkan hubungan gelap keduanya kepada istri pelaku,” kata Amalo di Mapolres Kupang, Rabu, 21 Maret 2018.

Pelaku, sambung Amalo, merasa kesal saat korban meminta kejelasan status keduanya. Apalagi, saat itu, korban menolak permintaan pelaku yang ingin berhubungan badan di tempat penghijauan Penfui.

“Karena kesal, pelaku lantas menganiaya korban dengan cara memukul dengan tangan kosong dan menggunakan sebatang kayu berulang kali di bagian kepala hingga korban tewas di tempat,” ucap Amalo.

Loading...

Setelah membunuh korban, pelaku langsung menumpang bus dan kembali ke rumahnya di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, TTS.

Usai menerima laporan penemuan mayat, polisi melakukan penyelidikan secara intensif, hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Pelaku saat ini telah diamankan di Markas Polres Kupang. “Pelaku dijerat Pasal 338 subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dan Penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuhnya. (***)

sumber: kompas.com

Loading...
Loading...