Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Tidak Hanya di Polsek Sei Beduk, Sopir Batam Center Ini Dilaporkan Gelapkan Mobil Avanza di Polsek Batam Kota

Sabtu | 03 Maret 2018 | 13:02

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ariyanto, warga Perum Bida Ayu Blok A7 No 8, Kelurahan Mangsang, Sei Beduk, Batam, Kepri hanya pasrah. Belum ada penjelasan tentang ujung pangkal laporan Safarry Firman di Polsek Sei Beduk, kini dirinya dilaporkan dengan kasus yang sama dan oleh orang yang sama di Polsek Batam Kota.

“Entahlah. Di Polsek Sei Beduk tak tahu kelanjutannya. Sekarang dilaporkan lagi di Polsek Batam Kota,” ujar Ariyanto kepada mediakepri.co.id di Batam Centre, Sabtu, 3 Maret 2018.

Untuk laporan di Polsek Sei Beduk tertanggal 9 Januari 2018, katanya, Saferry Firman melaporkan dirinya atas dugaan penggelapan satu unit mobil Toyota New Avanza 1,3G warna Silver Metalik, tahun 2014 nomor Polisi T 1226 DZ. Dan atas laporan ini, katanya, ia sudah mmemberikan keterangan di hadapan penyidik dan menandatangani kertas yang berisikan tanya jawab seputar laporan ini.

“Saya masih menunggu informasi dari Polsek Sei Beduk,” katanya dengan suara yang pelan.

BACA: Sopir Batam Centre Dilaporkan Melakukan Penggelapan Mobil Avanza di Polsek Sei Beduk

Disebutkannya, informasinya yang diterimanya bahwa Saferry Firman melaporkan dugaan penggelapan atas satu unit mobil Toyota New Avanza 1,3G warna Silver Metalik, tahun 2014 nomor Polisi T 1226 DZ ke Polsek Batam Kota, Rabu, 21 Januari 2018 lalu.

“Saya baru mendapat informasi saja. Namun secara resmi, saya belum ada mendapat undangan atau panggilan dari penyidik yang menangani kasus dan laporan ini,” katanya.

Dijelaskannya, sejauh ini Ariyanto masih berpikir positif dalam kasus ini. Namun sebagai masyarakat yang taat hukum, dirinya tidak ingin menjadi korban hukum dari sesuatu pelanggaran atau sesuatu tindakan yang melawan hukum, yang tidak pernah dilakukannya.

BACA: Tak Terima Dilaporkan Menggelapkan Mobil Avanza, Sopir Batam Centre Buat Lapor ke Polsek Batam Centre

Lebih jauh dikatakannya, menyikapi atas tuduhan menggelapkan satu unit mobil avanza, maka dirinya sudah membuat laporan di Polsek Batam Kota, tertanggal 19 Januari 2018. Dalam laporan dijelaskan mobil itu digelapkan oleh Amir Harahap saat berada ditangan Aldjupri.

“Tak over dilakukan di Kantor Adira. Pembayaran angsuran setelah adanya take over dilakukan Adjupri dan pihak Adira tahu itu. Bahkan kolektor Adira yang mengambil angsuran ke rumah Aldjupri. Lalu, mobil hilang dari tangan Adjupri,” ujarnya.

Kapolsek Batam Kota, Komisaris Polisi Firdaus membenarkan laporan dugaan penggelapan satu unit mobil Avanza ini. “Sudah saya baca laporannya dan sudah turun ke penyidik,” ujar Firdaus via telepon selularnya, Sabtu, 3 Maret 2018. (eddy)

Editor :