LINGGA

Bangunan Selesai 2017, Pasar Rampai Rezeki Belum Bisa Dimanfaatkan karena Belum Diaudit, Pedagang Mengeluh

Rabu | 25 April 2018 | 11:42

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Meski pembangunannya sudah selesai sejak tahun 2017 lalu, bangunan Pasar Rampai Rezeki yang berada di Kelurahan Daik Kecamatan Lingga masih belum bisa dimanfaatkan pedangang.

Pasalnya, bangunan yang menjadi harapan para pedagang agar aman dan nyaman untuk berdagang ini belum dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Bangunan ini berdiri melalui Dana Alokasi Khusus. Jadi harus melalui tahapan audit,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan perdangangan (DPM- PTSP) Ari Satya Darma kepada mediakepri.co.id belum lama ini.

Belum bisa dioperasionalkan bangunan baru untuk pedagang ini menjadi permasalahan tersendiri bagi sejumlah pedagang. Soalnya, para pedagang bergabung pada satu lokasi yakni di pasar ikan. Jadi semua pedagang mulai dari pedagang sayur dan kelontong bergabung jadi satu di pasar ikan.

Menyikapi hal ini, DPM- PTSP akan melakukan pendataan bagi para pedagang yang berada di lokasi tersebut.  “Dalam waktu dekat kami juga dari ( DPM- PTSP ) akan memanggil calon pedangan yang akan mengisi lokasi tersebut agar didata dahulu,” ujarnya kepada mediakepri.co.id, Senin, 23 april 2018 melalui telepon seluler.

Selain itu kata Ari, ada beberapa pasar yang akan diaktifkan sebelum ramadhan mendatang salah satunya pasar buah yang berada di Dabo Singkep.

Pantauan di lapangan masih ada beberapa bangunan pasar yang berada di Kabupaten Lingga belum bisa dimanfaatkan, diantaranya pasar di Kecamatan Selayar di Desa Penuba, Pasar Pancur di Kecamatan Lingga Utara. (juvri)

Editor :