BATAM

Hadiri Pembukaan Bazar dan Pameran Hasil Produksi Pertanian Lapas Kelas II Batam Isdianto: “Bangga”

Kamis | 26 April 2018 | 13:35

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto bangga melihat hasil keterampilan dan kreativitas warga binaan Lapas Kelas II Batam.

Walau harus terkurung di bui, para Napi tak patah semangat untuk menghasilkan karya yang nantinya menjadi modal usaha saat kembali ke tengah masyarakat.

Isdianto hadir membuka Bazar dan Pameran Hasil Produksi Pertanian Lapas Kelas II A dan Kelompok Tani Se-Kota Batam Bersamaan Dengan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Batam, Selasa, 24 April 2018.

Tema yang diangkat “Dengan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 Kita Tingkatkan Daya Guna & Produktifitas Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II Batam Menuju Lapas Produksi”.

Bazar tersebut menampilkan hasil pertanian dan perkebunan dari kreativitas Napi binaan.

“Saya tentu sangat bangga dengan pembinaan keterampilan dan pelatihan yang telah dilakukan Lapas Kelas II A Batam selama ini kepada warga binaan. Karena ini akan sangat berguna saat mereka nantinya kembali ke tengah-tengah masyarakat.Mereka bisa memperoleh penghasilan dari keterampilan itu nantinya,” ungkap Isdianto.

Isdianto juga berharap agar kedepan warga binaan bisa menjalani kehidupan dengan baik layaknya masyarakat lainnya. “Lupakan dan tinggalkan masa kelam, jangan ulangi lagi kesalahan. Jadilah orang baik yang bisa berguna bagi diri dan keluarga, ” pesan Isdianto.

Pada kesempatan tersebut, Isdianto menyempatkan meninjau sejumlah stand pameran hasil pertanian. Stand pertanian tersebut merupakan hasil karya warga binaan dan sejumlah petani se-Kota Batam. Tak lupa saat melakukan peninjauan, Isdianto membeli sejumlah hasil pertanian seperti sayur mayur, pepaya nangka terong hingga pisang.

Sementara itu, Walikota Batam Muhammad Rudi sangat mengapresiasi seluruh hasil kreativitas warga binaan Lapas Kelas II A Batam. Rudi juga berjanji untuk terus memberikan bantuan apa saja sepanjang itu dibolehkan oleh aturan.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh usaha pembinaan dan hasil keterampilan yang dibuat warga binaan. Saya berjanji akan memberikan bantuan apa saja asal tidak melanggar aturan. Bantuan yang sudah kami lakukan selama ini seperti layanan Kesehatan misalnya,” ungkap Rudi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkuham Kepri Dedi Handoko menjelaskan pelaksanaan bazar dan pameran bersempana dengan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan produksi hasil pertanian berbasis kreatif yang selama ini dibina oleh Lapas Kelas II Batam.

Dedi berharap, melalui bazar dan pameran bisa terjalin kerjasama yang lebih erat antara Lapas dengan instansi terkait termasuk kelompok tani se- Kota Batam.

“Tujuan kami, Bazar dan Pameran ini sebagai sarana untuk mempromosikan dan pengenalan warga binaan Lapas Kelas II A Batam . Dari hasil pertanian ini warga binaan bisa menghasilkan uang nantinya, dan tentu saja punya keterampilan saat kembali ke masyarakat nanti,” tutupnya. (humas)

Editor :