Rabu | 02 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Berani Jambret, Tapi Tak Kuat Nanggung Resiko, Buktinya Ketangkap Ini Jadi Alasan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebelum tertangkap, Hendri (34), saat beraksi begitu berani. Seakan gagah ketika melihat calon korbannya. Dan tidak pernah membayangkan dirinya ketika tertangkap petugas.

Setelah beberapa kali beraksi, kejahatannya terhenti. Saat tertangkap, gagah berani ketika berhadapan dengan korbannya sirna seketika. Bahkan, ia terus meraung-raung setelah satu butir peluru menembus kakinya.

Loading...

Ketika dibopong anggota Jatanras Polresta Barelang, Hendri masuk ke ruang pemeriksaan dengan salah satu kaki berbalut perban dan diseret, karena tak kuat menahan perih kalau diinjakkan ke lantai.

Ia pun ngelepos duduk di lantai sembari memijat-mijat kakinya yang dibalut. “Sakit bang, nyeri,” katanya setengah meringis nahan sakit. Hendri mengaku baru ditangkap Rabu, 25 April 2018 pagi. Kesalahannya, karna menjembret hape seorang wanita di daerah Nagoya.

“Jambret bang, dua minggu lalu,” jawabnya dengan nada sedih seakan minta dihiba.

Sehari-hari, Hendri berkerja sebagai pengojek. Uang hasil jerih payahnya ternyata tak cukup untuk menghidupi keluarganya yang dikarunia empat orang anak yang masih kecil-kecil.

Loading...

“Anak saya paling besar 9 tahun, yang paling kecil masih bayi, 11 bulan,” akunya dengan wajah tertunduk ke lantai.

Sebagai pengojek, penghasilan Hendri sehari kadang tak sampai Rp100 ribu. Uang seadanya itu selain untuk makan, biaya jajan anak-anak, juga untuk bayar kamar kos-kosan tempatnya berteduh bersama keluarga.

“Dari 2005 saya merantau di Batam, dulu kerja serabutan, sudah tiga tahun ini ngojek, tapi makin lama, makin sedikit hasilnya,” papar pria bertubuh sedang ini.

Ia mengaku nekad menjambret lantaran pembayaran kos-kosannya sudah jatuh tempo.

“Kalau tak dibayar, dimana kami mau tinggal, sementara uangnya tak ada, makanya saya jambret,” sambungnya.

Hendri mengaku sangat menyesal melakukan hal tersebut, ia sedih karena mulai malam ini, ia tak bisa lagi menemani anak-anaknya belajar dan menggendong bayinya yang imut-imut. Ya, akibat perbuatannya itu, Hendri harus pasrah tidur di kamar barunya, di hotel Predeo Polresta Barelang. (kmg/andi)

Loading...
Loading...