Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Akhirnya Mahasiswa Pembunuh Sadis Sopir Go-Car Serahkan Diri, Takut Nyusul Temannya yang Tewas Ditembak Polisi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Nyali Tyas Dryantama (19) kendor setelah mengetahui temannya yang melakukan aksi pembunuhan sopir Go-Car tewas saat ditangkap polisi.

Dengan diantarkan orangtuanya, Rahmat (50), mahasiswa yang beralamat Desa Mulya Jaya, Lalan, Musi Banyuasin langsung menyerahkan diri ke Mapolda Sumsel, Sabtu, 31 Maret 2018 sekitar pukul 19.30 WIB.

Loading...

“Dia sudah tahu dari media jika beberapa temannya ditangkap, bahkan ada yang meninggal. Sehingga pelaku ini menemui orang tuanya dan meminta untuk diantar menyerahkan diri karena ketakutan,” kata Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, AKBP Erlin Tangjaya, Minggu, 1 April 2018.

Tyas merupakan salah satu mahasiswa di perguruan tinggi negeri di Palembang. Perannya dalam kasus perampokan dan pembunuhan ini pun terbilang sangat penting. Bahkan disebut-sebut sebagai salah satu otak pelakunya.

Selain Tyas, polisi sudah lebih dahulu menangkap Poiman dan Bayu Irwansyah pada Kamis, 29 Maret 2018 sekitar Pukul 23.00 WIB. Dari penangkapan ini, polisi berhasil menemukan jasad Try Widyantoro pada Jumat, 30 Maret 2018 dan langsung dievakuasi.

Saat ditemukan, Try yang hilang hampir 2 bulan ini sudah menjadi tulang. Ada pula beberapa alat bukti yang ditemukan di lokasi tepian sungai Musi, Desa Muara Sungsang, Banyuasin. Di antaranya, baju, tali dan 16 buah tulang milik korban.

Loading...

Sementara dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit mobil Avanza yang sudah diganti plat nomor dan STNK sepeda motor atas nama korban. Dari alat bukti dan keterangan pelaku ini, polisi menduga kuat tulang itu adalah milik korban.

“Dugaan kuat memang itu adalah korban dan ini dikuatkan dengan keterangan dari para pelaku. Sekarang ini sudah ada tiga yang ditangkap, tinggal satu orang lagi dan masih kami himbau agar menyerah,” kata Erlin.

Sebagaimana diketahui, Tri Widyantoro hilang usai mendapat orderan Go-Car dari Palembang menuju Kenten Laut, Banyuasin pada Kamis, 15 Februari 2018 lalu. Sejak saat itu korban tidak lagi pulang.

Keluarga yang panik karena tak kunjung ada kabar langsung melapor ke Polresta Palembang. Selanjutnya kasus ditangani Polda Sumsel dan berhasil menangkap pelaku serta menemukan jasad korban. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...