Rabu | 23 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Momen Hari Kartini Membawa Berkah Bagi Para Perias yang Kebanjiran Pelanggan

Sabtu | 21 April 2018 | 10:23

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Momentum peringatan hari lahir Raden Ayu Kartini, membawa pundi-pundi rezeki tersendiri bagi para tukang rias dan pengusaha salon. Bahkan, ada pula yang mendadak menjadi tukang rias sehari setiap tanggal 21 April.

Berdasarkan pantauan, sejak sebelum fajar, hampir seluruh pengusaha salon ataupun tukang rias pengantin di wilayah Kota Rembang disesaki para pelanggan. Mereka mengantre untuk bisa segera mendapat giliran dirias, Sabtu, 21April 2018 .

Salah satu tukang rias di Desa Kabongan Kidul Kecamatan kota Rembang, Bu Sodo mengakui ia telah membuka gerainya sejak pukul 03.00 WIB. Namun ia membatasi terima job tersebut hanya sampai pukul 07.00 WIB.

“Sejak jam 3 pagi tadi memang sudah saya buka, dan sudah banyak yang antre tadi. Nanti jam 7 sudah saya tutup, giliran saya ke rumah dinas Bupati buat ngerias beliau istri Bupati,” akunya saat ditemui, Sabtu, 21April 2018 .

Rata-rata pelanggannya berusia pelajar, mulai dari SD sampai SMA baik laki-laki ataupun perempuan. Selain untuk kebutuhan rias, sekaligus untuk menyewa kebaya.

“Ya setiap tahun seperti ini kalau pas jatuh tanggal 21 April. Kalau dibanding tahun lalu jelas banyak tahun lalu, dulu bisa sampai 100 pelanggan, kalau ini tadi hanya ada sekitar 30-an pelanggan,” kata Bu Sodo.

Hal serupa diucapkan Nana, warga Desa Sumberjo Kecamatan kota Rembang. Kesehariannya ia sebagai ibu rumah tangga, namun kali ini ia menjadi tukang rias karena banyak dari teman dan tetangganya meminta bantuannya untuk merias.

“Saya memang pernah ikut les rias. Kebetulan tetangga-tetangga sini kan sudah tahu kalau saya bisa merias, jadi ini dimintai tolong,” katanya.

Lilis, orang tua salah satu pelanggan mengakui rias ala busana tradisional Jawa ini memang merupakan tuntutan sekolah. Setiap jatuh tanggal 21 April, siswa maupun siswi diwajibkan untuk mengenakan busana adat Jawa.

“Saya ngantre sudah sejak tadi jam 4.30 WIB, tapi baru ini kepegang jam 6.45 WIB. Kalau gini kan memang siapa yang lebih dulu datang ya bakal langsung digarap,” ucap Lilis.

“Sebelumnya sudah dapat surat edaran untuk ikut upacara di sekolah masing-masing. Pakai baju adat, makanya ini anak saya perempuan, saya mintakan rias sekalian pinjam bajunya di salon ini,” tambahnya. (***)

sumber: detik.com

Editor :