Sabtu | 05 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Polisi Temukan 6 Butir Ineks dari Seorang Wanita Penjual Miras, Ini yang Terjadi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jember – Seorang wanita penjual minuman keras (miras) golongan A tanpa disertai cukai resmi di Jember, ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Sumbersari.

Dalam penangkapan tersebut, petugas juga menemukan 6 butir pil ineks, peralatan untuk mengkonsumsi sabu dan timbangan elektrik.

Loading...

Kanit Reskrim Polsek Sumbersari Ipda Eko Yulianto, mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bernama Santi Wildani, warga Dusun Sumberwadung, Kecamatan Silo itu, dilakukan di kamar kos di Jalan Karimata Gang Golgota, Kecamatan Sumbersari Sabtu, 28 April 2018

“Dari informasi yang didapatkan dari warga, petugas segera melakukan tindakan penangkapan tersangka saat berada di kamar kosnya,” ujar Eko.

Saat ditangkap, tersangka sempat mengelak dan berbelit-belit bahkan juga hendak kabur saat didatangi petugas. Namun setelah didesak dan disertai bukti yang ada, tersangka tak dapat lagi mengelak.

Dalam penggeledahan yang dilakukan petugas, didapati barang bukti 10 botol miras golongan A berbagai merek, peralatan hisap sabu, uang hasil penjualan, dan 6 butir pil ineks.

Loading...

“Tersangka juga target penangkapan polisi karena menjual minuman keras golongan A berkadar minimal 40 persen tanpa izin dan tidak disertai pita cukai resmi,” tegas Eko.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Eko, miras tersebut dijual kepada para mahasiswa di lingkungan kampus dan Jember kota. Miras dan inex itu diperoleh tersangka dari seorang pemasok di Bali.

“Untuk menguatkan bukti tambahan, polisi juga melakukan tes urine kepada tersangka. Dari tes tersebut, diperoleh hasil, urine tersangka positif mengandung metafitamin dan zat lainnya,” ungkap Eko.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 pasal 114 junto pasal 112 tentang pengedaran dan pemakaian narkotika. Dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Sementara untuk penjualan miras, akan dijerat dengan pasal tindak pidana umum. Saat ini polisi melakukan pengembangan kasus, karena diduga tersangka merupakan anggota jaringan penjual minuman keras golongan A bajakan, dan pengedar pil ineks di wilayah Jember,” pungkas Eko. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...