Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

BATAM

Saat Intai Calon Korban di Mall, Kawanan Copet di Batam, Tiga Diantaranya Cewek Diciduk

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Polsek Batam Kota menangkap empat orang pencopet yang kerap beraksi di Hypermart Nagoya Hill, Nagoya dan Hypermart Mega Mall, Batamcentre, Batam Kepulauan Riau.

Penangkapan itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Tigor Dabariba SH, Jumat, 27 April 2018 sore di Hypermart, Nagoya Hill.

Loading...

Keempat tersangaka yakni Hermansyah (39) laki-laki, Santi Lia Apilaya (34) perempuan, Evy Susilowati (48) perempuan, dan Ary Yuana (44) perempuan.

Selain mengamankan keempat pelaku ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa hape Oppo yang diduga milik korban, mobil Kijang Unser yang kerap dipakai untuk menuju lokasi penjambretan, dan baju kemeja yang diduga untuk ganti saat beraksi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus kepada Batampro.id mengatakan, keempat pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban yang dicopet di Hypermart Mega Mall, Kamis, 26 April 2018 lalu.

“Suami istri warga Perumahan Seruni yang menjadi korban, dan membuat laporan kepada kami,” ungkap pucuk pimpinan di Polsek Batam Kota ini.

Loading...

Dijelaskannya, saat itu korban yang merupakan suami istri dan kedua anaknya sedang berbelanja di Hypermart Mega Mall.

“Suaminya pakai tas sandang yang berisi hape Oppo dan kalung emas,” sebutnya.

Saat sedang asyik berbelanja, korban tiba-tiba didatangi oleh kawanan pencopet ini yang berpura-pura bertanya tentang produk makanan.

“Dua orang yang pura-pura bertanya, satu orang yang beraksi mencopet hape Oppo dan kalung emas di dalam tas sandang korban, dan satunya lagi mengawasi situasi,” jelas perwira menengah melati satu ini.

Korban sama sekali tak mengira kalau barang-barangnya telah dicopet. Setelah berbelanja, mereka pun mengajak anak-anak mereka bermain di arena permainan Time Zone.

Nah, saat berada di Timzone, korban baru sadar kalau hapenya dan kalung emasnya sudah tidak ada lagi di dalam tas. Korban pun langsung lapor ke Polsek Batam Kota dan mencerita secara rinci tempat-tempat yang disinggahinya saat berada di Mega Mall.

“Atas keterangan korban, akhirnya kita telusuri satu persatu tempat itu dan kita juga meminta rekaman CCTV di lokasi-lokasi itu,” terang Firdaus.

Dari hasil rekaman CCTV terlihat jelas kalau korban dan kelurganya telah diikuti oleh keempat kawanan copet ini saat masuk ke Hypermart, hingga akhirnya pencopetan itu terjadi.

“Sudah dapat wajah-wajah pelaku, kita langsung sebar anggota di Mega Mall dan Nagoya Hill, karena kami yakin sindikat seperti ini pasti berpindah-pindah mainnya,” lanjut Firdaus.

Ternyata benar, begitu anggota Polsek Batam Kota berbaur di keramaian pengunjung di Hypermart Nagoya Hill, ketemu dengan keempat copet ini yang sedang mengikuti calon korbannya.

Tak ingin buruannya kabur, Iptu Tagor pun berkoordinasi dengan sekuriti Nagoya Hill untuk menangkap kawanan copet tersebut.

“Berhasil kita tangkap, keempatnya warga Kavling Sagulung Mandiri, dan memang selalu beraksi di Mega Mall dan Nagoya Hill. Saat ini masih kita dalami, kemungkinan bukan hanya di dua lokasi itu saja tempat mereka beraksi, tapi masih ada lokasi-lokasi lainnya,” jelas mantan Kasat Bimas Polresta Barelang ini. (kmg)

sumber: batampro.id

Loading...
Loading...