Senin | 26 Oktober 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Terdengar Suara Seperti Barang Dibanting, Tetangga: Ndri Kamu Bakar Apa? Saya Bakar Rumahnya!

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madiun – Warga Jalan Ronggolawe, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun geger, Selasa 24 April 2018 siang.

Rumah tua milik almarhum Sukarni di Jalan Ronggolawe 32 B mendadak terbakar.

Loading...

Beberapa saat sebelum muncul asap dari dalam rumah, keluar seorang pemuda bernama Henderikus Djawa Sedu (29) yang biasa menempati rumah tersebut.

Pria yang masih kerabat pemilik rumah, keluar sambil membawa baju-bajunya.

“Pertama saya dengar suara seperti barang dibanting. Setelah itu Hendri keluar dari rumah. Dia tanya ke saya, tadi ada yang masuk rumah saya? Saya jawab tidak tahu.”

” Setelah itu ia ke pergi rumah saudaranya, lalu beberapa menit kembali masuk ke rumah dan membakar rumah, ” kata Suti (41) salah satu warga saat ditemui di lokasi.

Loading...

Ia menuturkan, sebelumnya ia sempat bertanya kepada Hendri apa yang ia lakukan terhadap rumah yang ditempati.

Saat itu, Hendri mengaku telah membakarnya.

“Ndri kamu bakar apa? Dia jawab, saya bakar rumahnya. Sambil mengeluarkan baju-bajunya,” katanya.

Dia mengatakan, sebelum membakar rumah, Hendri sempat mengaku kehilangan Kartu Keluarga (KK) yang di simpan di dalam rumah.

Dia menduga, kemungkinan pelaku marah karena kehilangan KK-nya dan membakar rumah.

Suti mengaku, Hendri dikenal sebagai pemuda yang kerap berbuat onar di kampung.

Tak jarang, Hendri kerap meminta uang kepada warga setempat untuk beli makan atau untuk beli rokok.

“Kalau nggak punya uang untuk beli makan atau rokok, minta uang ke tetangga. Pernah malam-malam ketuk pintu rumah saya,” katanya.

Ahli waris rumah yang terbakar, Sadwahyono (58) menuturkan, rumah tersebut memang rumah warisan keluarga.

Selama ini, rumah itu ditempati Hendri.

“Sudah sekitar setahun, tapi tidak menetap terus. Kadang datang kadang pergi,” katanya.

Sadwahyono mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Api berhasil dipadamkan oleh warga setempat sekitar satu jam kemudian dengan peralatan manual.

Dia mengaku saat berusaha memadamkan api, ia melihat Hendri duduk di kursi depan rumah seolah tidak terjadi apa-apa.

Ia sempat menanyakan kepada Hendri, apakah rumah itu sengaja dia bakar.

“Saya tanya, siapa yang bakar? Dia jawab, saya yang bakar,” katanya.

Dia mengatakan, pasca kejadian Hendri langsung dibawa ke Polsek Manguharjo oleh pihak kepolisian.

Hendri merupakan pengangguran dan sudah memiliki satu anak.

Kepada penyidik, Hendri mengakui dirinyalah yang membakar rumahnya memggunakan korek.
Awalnya, ia membakar kasur di dalam rumah hingga menjalar dan membakar isi perabot di dalam rumah.

“Saya bakar pakai korek gas, saya buang koreknya di kasur,” katanya kepada petugas kepolisian di Mapolsek Manguharjo yang memeriksanya.

Ketika ditanya alasannya membakar rumah, Hendri tidak menjelaskan secara rinci.

Namun, Hendri yang diduga masih dalam kondisi mabuk akibat minuman keras, mengaku kalau KK-nya hilang dicuri.

“KK saya hilang dicuri,” kata pria yang tubuhnya dipenuhi dengan tato ini.

Akibat kebakaran itu, perabot di dalam rumah di antaranya kasur, lemari terbkar.

Begitu juga dengan atap rumah yang terbuat dari anyaman bambu.

Beruntung api segera dapat dipadamkan warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...