VIRAL

Ngakak “Nyong Biasa Mangan Boled” Kata Sopir Taksi Ini Ke Penumpang Bule yang Diajaknya Ngobrol Bahasa Jawa

Jumat | 04 Mei 2018 | 17:32

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Video percakapan seorang sopir taksi dengan bule perempuan viral di media sosial. Sopir tersebut sembari mengemudikan mobilnya mengajak ngobrol bule yang duduk di kursi belakang.

Di video tersebut, tampak suasana percakapan berlangsung cair dan penuh suasana humor. Si sopir menggunakan campuran tiga bahasa yakni bahasa Indonesia, sedikit bahasa Inggris, dan dua buah kalimat menggunakan bahasa Jawa berlogat ngapak.

Tampak dalam video, percakapan antara sopir dan bule tersebut diselingi tawa. Percakapan dimulai sang sopir.

“Indonesian tidak bisa?” tanya sopir taksi di awal perbincangan.

Mendapat pertanyaan seperti itu, bule perempuan tersebut hanya diam. Mukanya tampak bingung untuk menjawab.

Kemudian sopir taksi tersebut kembali mengajak bule itu berbicara. Kali ini si sopir berbicara sembari melihat bule lewat spion sembari memberi gerakan lewat tangan kanannya.

“Indonesian, bahasa Indonesian. Bisa bahasa Indonesia bisa?” kata si sopir dengan logat ngapak.

“Ya, english?” kata bule yang seolah memberi tahu sopir hanya bisa bicara bahasa Inggris.

“English, english (bisanya)?” ujar sopir yang mengenakan baju seragam berwarna biru muda itu.

“English ya. No Indonesian,” jawab bule sembari tertawa.

“Kalau saya tidak bisa english,” kata sopir lalu tertawa.

“Ya, ya. Nyong biasa mangan boled. Nyonge ora ngarti (saya biasa makan singkong. Saya tidak mengerti). Bahasa Indonesian bisa? Tidak bisa?,” sambung si sopir.

Sembari mendengarkan omongan sopir, bule ini tampak melihat ke bagian bawah sebelah kiri. Dia kemudian menjelaskan tak dapat berbahasa Indonesia.

“No, I don’t. I don’t speak in Indonesia,” tutup bule.

detikcom mencoba mengkonfirmasi video ini kepada Blue Bird. Humas Blue Bird, Andri, mengatakan sopirnya terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang.

Meski punya keterbatasan berbahasa, sopir Blue Bird akan berusaha memberikan pengalaman yang nyaman bagi pelanggan.

“Karena kita memang dilatih untuk melayani, kita berikan yang terbaik buat kenyamanan penumpang. Dengan keterbatasan pengemudi dalam berbahasa Inggris, pengemudi tetap memberikan servis yang baik sehingga customer tetap nyaman selama perjalanan,” ujar Andri. (***)

sumber: detik.com

Editor :