KRIMINALITAS

Takut Dibunuh, Tukang Beras Ini Paksakan Bangun dan Teriak Maling Walau Kepalanya Bocor Dihantam Palu

Jumat | 04 Mei 2018 | 16:57

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Pria berinisial S (33) terpaksa ditembak kakinya oleh polisi dari Polsek Kiaracondong karena melawan saat hendak ditangkap pada Kamis, 3 Mei 2018 malam.

S terlibat penganiayaan pada pedagang beras di Pasar Cicadas belum lama ini.

“‎S kami tangkap di wilayah Kiaracondong tapi karena melawan, terpaksa diberi tindakan tegas keras dan terukur dengan ditembak kakinya,” kata Kapolsek Kiaracondong, Kompol Edwin Devianto di kantornya, Jalan Ibrahim Adjie, Jumat 4 Mei 2018.

Ia mengatakan, S terlibat penganiayaan pada pedagang beras berinisial S.

Saat kejadian, S memukul korban dengan palu dan besi timbangan hingga terkapar. Korban selamat namun sempat mengalami luka parah di kepala.

“Saat kejadian pelaku mendatangi korban yang tengah memasang perangkap tikus, saat berbalik badan, pelaku langsung menganiaya korban menggunakan palu dan besi timbangan,” kata dia.

Pelaku dan korban saling mengenal. Penganiayaan tersebut terkait dengan motif kebutuhan ekonomi karena pelaku terlilit utang hingga jutaan rupiah. Pelaku juga membawa barang berharga milik korban.

“Setelah dipukul dan tak sadarkan diri, dia mengambil emas milik korban seberat 19 gram. Kami kenakan Pasal 365 KUH Pidana,” katanya.

Korban sendiri mengaku tak menyangka pria yang cukup dikenalnya berbuat setega itu. P mengaku sebelum kejadian mendatangi kiosnya berturut-turut dalam tiga hari. Di hari terakhir, pelaku yang sedang membereskan kiosnya didatangi pelaku.

“Pas saya lagi beresin kios, tiba-tiba dari belakang dia memukul saya pakai palu sampai saya jatuh dan kepala saya berdarah. Tapi saya masih sadar,” kata korban

Di saat jatuh tak berdaya itulah, pelaku menghampirinya tanpa berkata apapun.

Ia mengaku sudah memaafkan pelaku namun proses hukum ia berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Dia mengambil kalung mas saya, saya berpikir dia mau membunuh saya, makanya saya langsung paksakan bangun dan teriak maling,” katanya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :