KARIMUN

Dengan ‘Senjata’ Lengkap, Tim Tipikor Polres ‘Geruduk’ Kantor Perwakilan Rakyat Karimun

Senin | 07 Mei 2018 | 16:08

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Belasan anggota tim tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Karimun dibawah kendali Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Lulik Febyantara mendatangi DRPD Karimun, Senin, 7 Mei 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan tim Tipikor Polres Karimun ini dalam upaya melakukan penggeledahan dokumen terkait adanya dugaan surat pertanggungjawaban (SPJ) fiktif.

Dalam melakukan penggeledahan ini, tim Tipikor ini dilengkapi dengan sejumlah ‘senjata’ dari instansinya. Adapun perlengkapan yang dibawa dalam menjalankan penggeledahan yakni surat perintah untuk melakukan penggeledahan.

“Intinya saat melakukan penggeledahan sudah dilengkapi dengan surat perintah dari pimpinannya. Dan polisi punya alasan khusus terkait dengan hal ini. Jadi mari kita sama-sama saling menghormati,” ujar Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Karimun , Bakti Lubis, Senin, 7 Mei 2018 siang.

Namun tindakan tim Tipikor yang ‘mengacak’ gedung wakil rakyat ini mendapat kritikan dan protes Zainuddin Ahmad anggota DPRD Karimun dari Fraksi Gerindra.

“Karena pimpinan kami berhalangan tidak ada, jangan seenak-enak dia (polisi). Saya protes ini, tak benar itu, kita kan punya mekanismenya, jangan seenaknya bongkar sana sini, tidak senang saya seperti ini,” katanya.

Zainuddin Ahmad atau biasa dipanggil Kapt Din ini juga menyebut bahwa, penggeledahan harus melalui mekanisme yang ada. Diantaranya mendatangi terlebih dahulu Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Karimun.

Pantauan di lapangan, wajah-wajah pegawai dan beberapa anggota dewan di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun mendadak tegang. Ketegangan tersebut terjadi setelah anggota Satreskrim Polres Karimun melakukan penggeledahan di ruangan DPRD Karimun, sejak pukul 10.00 WIB.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara dengan didampingi sekitar 12 anggota Reskrim.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara dengan didampingi sekitar 12 anggota Reskrim.

Menurut informasi di lingkungan DPRD Karimun, kedatangan polisi tersebut diduga terkait pemeriksaan anggaran tahun 2016 yang berkaitan dengan dugaan fiktif SPJ (surat pertanggungjawaban) dan kunjungan kerja para anggota DPRD. (fajar)

sumber: lendoot.com/keprionline.co.id

Editor :