pemkab lingga

LINGGA

Ada Teriakan Minta Tolong dan Percikan Air Di Laut, Warga Mepar Hilang diterkam Buaya

Senin | 14 Mei 2018 | 12:49

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Azman (42) warga Desa Mepar, Kecamatan Lingga yang diduga hilang diterkam buaya pada Sabtu 12 Mei 2018, sekitar 22.30 Wib malam belum juga ditemukan. Meski pencairan korban terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil. Informasi terakhir warga hanya temukan pakaian korban.

Markatina isteri korban kepada mediakepri.co.id Senin 14 Mei 2018 mengungkapkan, Kejadian naas ini terjadi saat korban menampung air dibelakang rumahnya yang berada dibibir pantai. Tak lama berselang Markatina mendengar teriakan suaminya yang meminta tolong.

” Ada teriakan meminta tolong dan percikan air dilaut, ” katanya.

Korban yang memilki dua orang anak yang masih bersekolah tersebutpun menghilang sampai berita ini ditulis.
Sementara itu isteri korban berharap suaminya dapat ditemukan.

” Saya sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat maupun pemerintah
bisa menemukan suami dengan keadaan apapun kami dari keluarga korban siap menerima kenyataan, ” harapnya.

Informasi dilapangan, warga kerap melihat buaya diperairan Desa Mepar tersebut. Menurut warga setempat sedikitnya telah terjadi dua kali penyerangan terhadap warga di pulau Mepar. Namun, warga tidak bisa berbuat banyak karena hewan buas tersebut dilindungi.

Terpisah Kamran kepala Desa Mepar membenarkan hilangnya salah satu warga. Sampai saat ini jelas Kamran timsar gabungan TNI/POLRI dan warga terus mengupayakan pencarian korban.

” Terimakasih kepada seluruh bantuan pencarian sudah membatu mencari korban yang menimpa keluarga kami. Dan saya meminta pemerintah Kabupaten Lingga lebih cepat menanggapi peristiwa ini. Termasuk penanganan hewan buas ini. Buaya dilindungi oleh UU sedangkan manusia makin terancam dan tak terlindungi.”pungkasnya   (Wawan)

Editor :