ANEKA

Tips Memilih Timun Suri

Kamis | 24 Mei 2018 | 19:28

MEDIAKEPRI.COID, Jakarta – Timun suri jadi buah ikonik yang selalu hadir saat Ramadan. Dicampur dengan sirup dan es batu akan makin mantap, apalagi kalau timun surinya empuk juicy.

Untuk mendapatkan timun suri yang masak dan juicy memang susah-susah gampang, pasalnya hampir semua timun suri memiliki tampilan yang sama. Tapi sebenarnya ada cara yang bisa diandalkan untuk memilih timun suri berkualitas bagus.

Mau beli timun suri yang matang, empuk dan pulen? Simak dulu tips memilihnya.

1. Pilih yang tua

Timun suri yang matang tentunya ditandai umur panen yang sudah pas alias tua. Salah satu tanda timun suri yang sudah tua adalah adanya retakan di permukaan kulitnya.

Retakan ini terbentuk secara alami, bukan retak karena tertekan ataupun tertindih dan bonyok. Semakin tua timun suri maka daging buahnya akan mengembang sehingga mudah memecah kulitnya yang tipis.

2. Beraroma manis

Timun suri yang sudah matang akan mengeluarkan aroma manis segar. Saat akan membelinya, coba dekatkan timun suri ke arah hidung dan hirup aromanya.

Jangan langsung tergoda dengan aroma manis yang berlebihan karena timun suri yang matang karbit juga memiliki aroma harum. Pilih yang harumnya lembut.

3. Warna kulit

Jangan terkecoh dengan warna kulit timun suri. Warna kuning cerah memang menarik tapi warna kulit tidak bisa jadi patokan penentu tua atau muda kulit timun suri.

Ada timun suri yang berwarna kuning muda namun sudah tua, dan sebaliknya. Jadi warna kulit tidak bisa jadi patokan mutlak.

4. Tekstur

Timun suri yang paling enak untuk campuran es buah yang teksturnya empuk namun tidak terlalu lembek. Empuk lembut namun tidak cepat hancur.

Saat memilih, coba tekan perlahan bagian permukaan timun suri. Tepuk-tepuk juga secara perlahan, jika terdengar bunyi ‘bug’ artinya teksturmya bagus.

5. Sesuaikan ukurannya

Ukuran timun suri memang berbeda-beda, ada yang besar namun ada yang mini alias kecil. Hindari membeli timun suri yang terlalu besar jika hanya butuh sedikit timun suri.

Meskipun bisa disimpan, tapi sebaiknya timun suri dihabiskan saat itu juga. Pasalnya jika disimpan terlalu lama maka timun suri akan berair dan jadi kurang enak. (***)

sumber: detik.com

Editor :