KARIMUN

Pelaku Narkoba di Tebing Karimun Ambil Kembali Sabu yang Dibuangnya di Pekarangan Warga Disaksikan Masyarakat saat Polisi Menangkap

Jumat | 25 Mei 2018 | 20:15

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Upaya pelaku untuk menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti kejahatan tidak berhasil. Tindakannya diketahui oleh personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun.

Akhirnya, sepasang kekasih yang merupakan jaringan pengedar gelap narkoba tidak berkutik di hadapan petugas. Sepasang kekasih tersebut yakni berinisial Is dan Nms dicekok di Perumahan Canggai Putri Kecamatan Tebing, Rabu, 16 Mei 2018 sekitar pukul 23.00 WIB.

“Ketika diamankan, mereka sempat membuang barang bukti diduga narkoba jenis sabu di sekitar pekarangan rumah warga. Kemudian Nms mengambil barang haram (sabu) itu dengan disaksikan oleh masyarakat,” ujar Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya.

Adapun barang bukti yang sempat dibuang oleh pelaku NMS berupa narkoba jenis sabu seberat 25,06 gram. Ketika diinterogasi, NMS mengaku barang haram tersebut bukan miliknya, melainkan milik sang pacarnya bernama Is.

Sementara saat dilakukan interogasi terhadap Is, ia mengakui narkoba seberat 25,06 gram itu adalah miliknya yang ia beli dari seorang pria bernama Js warga Sungai Pasir Kecamatan Meral. Kemudian sehari berikutnya, tim pun melakukan pengembangan dengan mengamankan pria bernama Js pada Kamis, 17 Mei 2018 siang sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ditangkap tidak ditemukan narkoba dari tubuhnya.

Setelah ditangkap dan diinterogasi, Js mengakui narkoba milik Is itu dibeli dari dirinya yang saat dipesan diserahkan kepada sang pelaku wanita bernama Nms. Dia mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang pria bernama Ag yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka antara lain adalah, dari tangan Is diamankan satu unit ponsel merek nokie tipe 105 warna hitam, satu unit sepeda motor suzuki satria FU warna biru putih dengan nomor polisi BP 6215 HK. Kemudian dari tangan NMS didapati barang bukti berupa satu paket besar narkotika diduga jenis shabu dengan berat kotor 25,06 gram, satu unit ponsel merek Xiaomi dan satu lembar kertas warna putih.

Kemudian barang bukti dari tangan Js didapati satu unit ponsel merek nokia tipe 5310 warna hitam, satu unit sepeda motor merek Yamaha 125 Z warna merah putih dengan plat nomor BP 5997 KO.

Selanjutnya para tersangka dan semua barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolres Karimun untuk proses lebih lanjut. Ketiganya dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Kemudian denda minimal Rp1 miliar atau paling berat Rp10 Miliar. (kmg/fajar)

Editor :