KARIMUN

Warga Belakangpadang Ditangkap karena Diduga Menjarah Harta Karun di Perairan Karimun

Minggu | 27 Mei 2018 | 4:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – TNI AL langsung bergerak ketika mendapat informasi intelijen tentang dugaan penjarahan kekayaan di dasar laut, Jumat, 25 Mei 2018.

Tim TNI AL yang terdiri dari Patkamla Karimun dan tim gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Karimun, WFQR Lantamal IV dan WFQR Armada 1 menuju titik sasaran adanya spedboat yang diduga melakukan aktivitas mencurigakan.

Setiba di lokasi, tim menemukan spedboat yang berisikan lima warga Pulau Kasu, Belakangpadang, Batam. Kelima orang tersebut yakni Yusri (19), Atan (43), Andika (23), Noriman (24), dan Randika (28).

Petugas mendapati mereka tengah mengambil harta karun kapal tenggelam atau biasa disebut benda muatan kapal tenggelam (BMKT) secara ilegal di perairan Moro, Karimun.

Dari penangkapan ini, petugas mengamankan 1 box fiber yang berisi berbagai macam barang antik dari muatan kapal tenggelam. Di antaranya berupa kendi, mangkuk, piring dan lainnya.

“Speedboat berikut kru dan barang buktinya sudah dilimpahkan ke penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) di Dinas Pariwisata Karimun. Untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Letkol Laut (PM) Pjs Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun. (***)

sumber: suarasiber.com

Editor :