Rabu | 20 November 2019 |
×

Pencarian

RILIS

Iseng Bomb Joke, Lion Air Tunda Terbang Ke Malaysia

Minggu | 27 Mei 2018 | 21:29

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cengkareng – Penerbangan Lion Air JT280 tujuan Kuala Lumpur terpaksa ditunda, Minggu, 27 Mei 2018. Penundaan keberangkatan ini karena ulah iseng seorang penumpang pria berinisial (YS). Pesawat yang mengangkut 127 penumpang dewasa dan 6 anak-anak tersebut dijadwalkan lepas landas dari Bandara Sukarno Hatta, Cengkareng pukul 11.40 WIB, terpaksa diterbangkan pukul 14.15 WIB. Dan pesawat mendarat dengan selamat di Kuala Lumpur Malaysia pukul 17.01 MYT.

Pihak Lion Air menyampaikan klarifikasi terkait JT280 yang mengalami keterlambatan terbang (delayed) dikarenakan ada gurauan bom (bomb joke) dari seorang penumpang.
Untuk memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures) dengan mengembalikan seluruh penumpang,barang bawaan dan kargo ke terminal keberangkatan untuk dilakukan pengecekan ulang (screening).Kerjasama ini melibatkan kru pesawat, Petugas Layanan Darat (Ground Handling) dan Petugas Keamanan Bandara (Aviation Security) sehingga proses tersebut dapat diselesaikan dengan tepat dan benar.

Loading...

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang bukti berupa bom ataupun benda lain yang mencurigakan di pesawat, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan.Untuk lebih menjamin keselamatan, Lion Air mengganti pesawat pada penerbangan JT280 dari Boeing 737-800NG (B378) registrasi PK-LJV dengan Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP. Lion Air menegaskan, bahwa kedua pesawat tersebut dinyatakan laik dan aman untuk terbang.

Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan “tindakan melanggar hukum”, Lion Air menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu bergurau,atau mengaku ada bom baik di bandara maupun di pesawat karena akan diproses dan diberi sanksi tegas oleh pihak berwajib.

Pihak Lion Air telah menyerahkan YS ke pihak berwenang (kepolisian) Bandara Sukarno Hatta dengan didampingi Avsec Lion Group dan Avsec Angkasa Pura II untuk diproses lebih lanjut.

Lion Air menyatakan patuh dan menjalankan kebijakan Bandar Udara, pemerintah selaku regulator dan Standar Prosedur Operasi (SOP) Grup Lion Air serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional.   (Fajar)

Loading...

Editor :

Loading...
Loading...