INTERNASIONAL

“Kupangku Anakku saat Main Prosotan, Tak Kusangka Hal Itu Buat kaki Putri Kecilku Patah”, Ibu Ini Ungkapkan Penyesalannya

Rabu | 27 Juni 2018 | 21:37

MEDIAKEPRI.CO.ID – Perosotan merupakan wahana permainan yang sering ada di taman bermain, hampir semua anak menyukai permainan ini.

Meadow terpaksa menggunakan gips untuk memulihkan kakinya yang patah. (Istimewa)

Mirisnya, tak hanya anak-anak yang suka berseluncur di wahana ini, tapi banyak juga orang dewasa.

Dengan alasan keamanan, kerap terlihat orang tua memangku anaknya untuk berseluncur di perosotan.

Tapi, tindakan itu ternyata sangat berbahaya, loh.

Hal ini diungkapkan oleh seorang ibu bernama Heather Clare asal New York.

Heather Clare mengunggah kisahnya lewat Facebook.

Dalam unggahan tersebut, Clare memberikan peringatan keras pada para orang tua agar tidak memangku anaknya saat bermain perosotan.

Bahkan Clare mengaku menyesali perbuatannya yang ceroboh itu.

“Jangan pernah memangku anakmu saat berseluncur di perosotan.

“Hal ini bukannya membuat anakmu aman, tapi justru menimbulkan risiko yang bahaya,” ujarnya.

Kejadian miris itu bermula ketika Clare mengajak putrinya yang berusia 12 bulan pergi ke taman bermain di dekat rumah.

Seperti yang biasa ia lakukan, Clare mengajak sang buah hati berseluncur di perosotan.

Saat meluncur itulah peristiwa mengerikan terjadi.

Kaki putrinya terjepit di antara papan seluncuran dan paha Clare.

Kebetulan kejadian yang membuat ngilu tersebut tertangkap kamera dan diunggah oleh Clare sebagai peringatan untuk netizen.

Kaki putri kecilnya terlihat patah.

“Gambar ini menunjukkan momen ketika kaki Meadow patah.”

“Dia masih tersenyum karena kejadian tersebut terjadi dengan sangat cepat,” kata Clare.

Rupanya tindakan Clare ini sudah sering ia lakukan pada anak sulungnya saat masih kecil.

Tentu saja Clare panik saat anaknya tiba-tiba menangis kencang.

Meadow segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Dokter mengatakan patah tulang kakinya cukup parah.

Clare mengaku dokter yang merawat putrinya itu langsung menceramahinya.

Sang dokter mengatakan kejadian seperti ini sudah sering terjadi, tetapi masih banyak orang tua yang belum sadar.

“Aku memang sering melihat orang tua meluncur di perosotan bersama anaknya.”

“Jadi kuharap pemerintah bisa memberikan tanda waspada di dekat area perosotan agar kejadian ini tak terulang kembali,” ungkap Clare.

Akibat insiden ini putri Clare harus mendapatkan perawatan intensif.

Kaki kanannya yang patah harus dipasang gips selama beberapa bulan.

Meadow terpaksa menggunakan gips untuk memulihkan kakinya yang patah
Semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran ya untuk semua orang tua yang sayang pada anak-anaknya. (***)

sumber: grid.id

Editor :