Minggu | 24 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Batam Masih Dinilai ‘Seksi’ untuk Berinvestasi, Dubes Inggris Kunjungi BP Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Setelah tiga tahun menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mr Moazzam Malik akhirnya melirik Kota Batam.

Dengan niat awal untuk bersilatulrahmi, Malik menjejak beberapa peluang berinvestasi di Batam ke Badan Pengusahaan (BP) Batam di Marketing Centre BP Batam, Rabu, 30 Mei 2018.

Loading...

Didampingi rekan industri, Founder Citramas Group, Kris Wiluan dan Director Roadgrip, Raoul Pasaribu, Malik disambut Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo.

Malik mengatakan kunjungan ini untuk berdiskusi lebih lanjut dengan BP Batam terkait kerjasama yang bisa direncanakan antara Indonesia dan Inggris.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi yang akrab disapa Eko, memaparkan beberapa presentasi terkait perkembangan Kota Batam.

Di antaranya, kawasan Nongsa Digital Park (NDP), nilai investasi proyek yang akan datang ke Batam, alasan mengapa harus berinvestasi di Batam, dan rencana kerjasama bidang infrastruktur antara Indonesia dan Inggris.

Loading...

Eko mengatakan, besar harapan BP Batam agar perusahaan Inggris, terutama yang memiliki kantor cabang di Singapura, dapat berinvestasi dan bekerjasama untuk pembangunan infrastruktur di Batam.

“Batam, dengan kelebihannya sebagai pulau yang berlokasi sangat strategis, menawarkan kemudahan bagi investor asing untuk berinvestasi. Selain itu BP Batam juga telah memberikan kemudahan layanan investasi yakni i23J bagi perusahaan asing,” terang Eko.

Malik memahami bahwa kebutuhan akan pembangunan infrastruktur di Batam sangat besar. Namun hal itu juga harus dibarengi dengan tenaga kerja yang profesional. Ia menjamin bahwa perusahaan di Britania Raya memiliki apa yang dibutuhkan Batam, baik untuk pembangunan bandara, pelabuhan, maupun area digital yang dapat membantu infrastruktur Kota Batam secara optimal.

Dia mengatakan, penting bagi SDM di Indonesia, khususnya Batam sebagai salah satu pintu gerbang internasional, meningkatkan kemampuan dan pendidikan Bahasa Inggris.

“Tentunya hal ini bisa kita rencanakan kerjasamanya dengan menggaet partner lokal, baik itu lembaga pendidikan atau sertifikasi di Batam agar bisa meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan Bahasa Inggris ke level yang lebih baik lagi,” kata Malik.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuannya dengan BP Batam, Malik mengatakan, setelah Idul Fitri pada bulan Juni mendatang, akan dilakukan pertemuan di Jakarta bersama perusahaan-perusahaan Inggris sebagai penetrasi awal, dengan harapan Indonesia dapat berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Malik menambahkan bahwa pihaknya akan menjadwalkan kunjungan perusahaan-perusahaan tersebut ke Batam setelah pertemuan di Jakarta selesai dilakukan.

Seluruh masukan dalam pertemuan kali ini diterima dengan baik oleh BP Batam sebagai rekomendasi dan masukan yang akan dirumuskan dalam melangkah ke depan, baik di tingkat lokal, provinsi, maupun pusat. (***)

Loading...
Loading...