Rabu | 23 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Penyanyi “Lagi Syantik” Ini Penuhi Nazarnya saat Lagunya Ditonton Ratusan Juta Penonton

Selasa | 26 Juni 2018 | 20:38

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lagu terbaru Siti Badriah berjudul “Lagi Syantik” sukses menyita perhatian masyarakat Indonesia.

Hingga berita ini ditulis, tercatat sudah 164.502.904 pengguna YouTube yang menontonnya.

Padahal video tersebut pertama kali ditayangkan pada 22 Maret 2018.

Meledaknya lagu ‘Lagi Syantik’ semakin menguatkan eksistensi Siti Badriah di blantika musik dangdut Tanah Air.

Bahkan bisa disebut namanya makin populer setelah meluncurkan lagu tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Siti Badriah sukses menelurkan sejumlah single.

Sebut saja “Berondong Tua” (2013), “Bara Bere” (2014) , “Terong Dicabein” (2014), “Suamiku Kawin Lagi”‘ (2015), “Senandung Cinta” (2016), hingga “Harapan Cinta” (2017).

Dengan suksesnya karya Siti Badriah tersebut, tak heran kini ia bisa hidup berkecukupan hingga membeli aneka barang mewah.

Namun tak hanya memiliki barang mewah, Siti Badriah mampu melaksanakan janjinya yang ia buat.

Siti Badriah sempat bernazar jika video lagu terbarunya itu tembus 100juta penonton, ia ingin mengadakan syukuran.

Saat lebaran yang jatuh 15 Juni 2018 lalu, videonya akhirnya tembus 100juta viewers.

Sempat tertunda, acara syukuran itupun akhirnya bisa direalisasikan baru-baru ini.

“Senang dan bersyukur punya lagu yang disukai orang banyak,” ujar Sibad dalam acara syukuran di Gedung Nagaswara, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin 25 Juni 2018.

Mengundang anak-anak yatim piatu, ia Siti Badriah mengaku bersyukur videonya ditonton ratusan juta.

Sukses Jadi Pedangdut, Siti Badriah Pernah Bercita-cita Sebagai Dokter Gigi

Siti awalnya tak menyukai musik dangdut.

Cita-cita awalnya malah menjadi dokter gigi.

Cintanya pada musik dangdut dimulai ketika sang ayah yang pemain musik dangdut tiap minggu menggelar latihan bersama teman-temannya di rumah.

“Lama-kelamaan Siti pengin nyanyi dangdut juga,” ujar Siti.

Siti tak mau melawan takdir, sebab menurutnya musik dangdut sudah mendarah daging di lingkungan keluarganya.

Seiring cinta pada musik dangdut terus tumbuh, Siti memutuskan untuk semakin menggetoli musik genre ini.

Tetapi cobaan datang, ketika ia sedang cinta dengan musik dangdut, bapaknya justru melarangnya.

“Siti sempat mau ikut orkes keliling bapak, tapi bapak melarang. Kata dia, lebih baik Siti melanjutkan cita-cita jadi dokter gigi,” ceritanya.

Bapaknya baru mengizinkan ketika Siti jatuh sakit.

Ketika itu ia masih kelas 2 SD, badannya panas.

Sudah berobat kemana-mana, tetapi tidak manjur.

Alhasil sang ayah mengizinkan Siti menyanyi dan beberapa saat kemudian ia ikut bapak manggung dengan menyanyikan lagu Wakuncar.

Tercatat, Siti menerima honor pertama kali pada saat duduk di bangku kelas 5 SD.

Kini ia sukses menjadi penyanyi dangdut yang dikenal luas oleh banyak orang. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :