Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Terkait Perkataannya Bersholawat Seperti Karaoke, Ini yang Dilakukan Bule Itu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bogor – Frank Pierre Schultless, bule Prancis yang marah-marah karena salawat di Musala Nurul Jadid meminta maaf. Menurut Frank, peristiwa itu terjadi karena dia kurang memahami Bahasa Indonesia.

Video permintaan maaf Frank itu d-posting akun Instagram, @Polresbogor, Minggu (3/5/2018). Frank tampak bersalaman dengan Ustadz Ade Syafei dalam video itu.

Loading...

BACA: Sholawatan Dikira Berkaraoke, Bule Ini Marah-marah Ancam Rusak Masjid

“Saya pribadi meminta maaf terhadap masyarakat tegalwaru, Ciampea, dan umat Islam di Indonesia umumnya, atas perkataan dan perbuatan saya menyinggung umat muslim dikarenakan saya kurang memahami bahasa Indonesia,” kata Frank dalam video itu seperti dilihat detikcom.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading sebelumnya mengatakan, kejadian itu murni karena Frank tidak tahu mengenai kegiatan umat muslim. Ustadz Ade Syafei sendiri telah memaafkannya.

“WNA menyadari akan kesalahan yang diperbuat dengan perkataan dan tersebar di medsos karena tidak mengetahui kegiatan tersebut (salawatan tadarus) merupakan kegiatan umat muslim,” jelas Dicky

Loading...

Frank kemudian dibawa ke Polsek Ciampea untuk dilakukan pendataan terkait kewarganegaraannya dan wawancara. Ustadz Ade Syafei juga hadir.

“Jam 11.00 WIB Pihak Polsek menghadirkan Ustadz Ade Syafei untuk dilakukan mediasi dan untuk dilakukan sosialisasi ke warga masyarakat bahwa WNA sudah meminta maaf akan kejadian yang telah diperbuat dan tidak akan mengulangi,” paparnya. (***)

sumber: detik.com

Loading...
Loading...