Senin | 14 Oktober 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga

LINGGA

Tidak Terima Benan Jadi Pusat Kecamatan, Warga Mensanak Ancam Pindah ke Bintan

Rabu | 06 Juni 2018 | 17:08

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Penempatan kantor pemerintahan Kecamtan Katang Bidare di Desa Benan berpolemik.

Penunjukan desa wisata di Lingga ini melahirkan penolakan keras bagi warga Desa Mensanak. Bahkan, warga mengeluarkan ancam akan bergabung dengan Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Sebelum merealisasikan ancaman tersebut, warga Desa Mensanak melakukan langkah demokratis dengan mengeluarkan dan memberikan pernyataan penolakan kepada DPRD Lingga.

Yusnan, tokoh berpengaruh di masyarakat Desa Mansanak mengaku kecewa dengan penempatan pusat pemerintahan Kecamatan Katang Bidare, yang merupakan kecamatan pemekaran. Soalnya, penunjukan Desa Benan ini sudah melanggar kesepakatan.

“Kami tidak setuju Kecamatan Katang Bidare, dipusatkan di Desa Benan,” lantangnya suara Yusnan kepada mediakepri.co.id via telepon selulernya, Selasa, 6 Juni 2018.

Sebelum terjadinya pemekaran, ada dua tempat yang disepakati untuk letak Kantor Kecamatan Katang Bidare, yakni di Pulau Air Sunde Desa Benan atau Desa Pulau Duyung. Namun tanpa penjelasan dan pernyataan apapun, katanya, pemerintah memutuskan Desa Benan sebagai Pusat pemerintahan. Untuk itu, tambahnya, kami menolak keputusan yang sudah lari dari kesepakatan ini.

Lebih jauh dikatakannya, Desa Mensanak merupakan pulau yang sangat luas dan mempunyai jumlah penduduk mencukupi untuk dikategorikan sebagai kecamatan.

Sampai saat ini, katanya, masyarakat Desa Mensanak sangat ingin tahu, apa dan mengapa alasannya Pemkab Lingga mengabaikan pulau mensanak untuk dijadikan pusat pemerintahan.

“Masyarakat Desa Mensanak masih menunggu jawaban dari surat pernyataan yang disepakati masyarakat Desa mensanak,” katanya.

Sementara itu, Herman, tokoh masyarakat berpengaruh lainnya menyampaikan hal yang sama.

Ia sangat berharap DPRD Lingga agar bisa dan lebih cepat memberi keputusan dan mengeluarkan rekomendasi atas surat pernyataan yang disepakati Desa Mensanak untuk pindah ke Bintan Timur.

“Biar pun kami belum mengutarkan bahasa ke bintan timur, rasanya saudara kami pasti membuka jalan perubahan untuk daerah kami. Dan kami akan berusaha semampu kami demi kesejahtraan daerah kami,” katanya lebih jauh seraya menyatakan keadilan nampaknya sangat terpojok untuk Pulau Mensanak. (wawan)

Editor :