KEPRI

Inilah Terobosan Nurdin Basirun Jadikan Setokok sebagai Kawasan Terpadu Wisata Bahari

Rabu | 11 Juli 2018 | 15:43

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun akan menjadikan Setokok, Kecamatan Galang, Batam sebagai kawasan terpadu wisata bahari dengan ikon Kampung Kerapu.

Guna mewujudkan niat baik itu, Nurdin berharap agar masyarakat ikut menjaga dan merawat dengan tidak membuang sampah ke laut. Sebab itu akan merusak ekosistem yang ada di laut.

Nurdin Basirun mengatakan banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan perekonomian apalagi Kepri. Sebagai daerah Kepulauan sektor kelautan harus mampu dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kunci besar kita ada di kelautan harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujar Nurdin disela-sela acara Panen Perdana Budidaya Ikan Laut Hasil Kerjasama PT.Patwa Dimensi Sinergi Nusantara dengan Pemprov Kepri serta Pencanangan Kampung Kerapu di Kelurahan Setokok, Galang, Batam, Selasa, 10 Juli 2018.

Pemerintah, kata Nurdin, tidak bisa bekerja sendiri dalam mendongkrak semua potensi yang ada di Kepri. Nurdin menyanjung kepada para pelaku usaha yang ikut memberikan sumbangsihnya.

“Kerjasama dan kolaborasi terus kita lakukan, kami akan terus kawal pergerakan dan skala keberhasilan. Jika misalnya ada masalah di perizinan kami siap bantu,” lanjut Nurdin.

Selain mengembangkan potensi kelautan ditambahkan Nurdin, saat ini pemerintah daerah juga terus berupaya untuk menunjang sektor lain yang tak kalah penting, pemerataan infrastruktur (sebagai komponen penting daerah kepulauan) serta membangun dan meningkatkan sumber daya manusia daerah.

“Pembangunan pelabuhan dan jalan kita akan terus upayakan dapat berjalan, selain itu SDM juga kita perhatikan, pembangunan USB untuk sekolah-sekolah juga kita lakukan dan merata di Kepri,” tambah Nurdin.

Menjaga itu semua, Nurdin juga mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang ikut turut serta menjaga daerah Kepri tetap dalam keadaan aman dan kondusif.Sebanyak lebih kurang 1 ton ikan kerapu didapat dari hasil panen budidaya ikan pada keramba jaring apung KJA HDPE sebanyak 10 kantong dan 88 kantong di kelola masyarakat bersama mitra terkait.

Kedepan diharapkan dengan keberjalinan yang terus berjalan antara masyarakat, mitra dan pihak terkait dapat memaksimalkan benih/bibit serta menghasilkan produksi 3 sampai 4 ton setiap bulannya.

Kepada segenap masyarakat Nurdin menghimbau untuk terus berkolaborasi dengan tetap semangat dalam menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kepri bersama PT. Patra Sinergi Nusantara tentang Pengembangan Budidaya Perikanan (SK No: 1/MoU-21/Kepri/III/2018 dan No: 1/B/pdsn/III/2018) lalu Pengembangan dan Pemberdayaan kelompok Pembudidayaan Ikan melalui pola kemitraan terpadu (SK No: DKP/PKS/01/III/2018 dan No: 2/B/pdsn/III/2018) dan Pengembangan Pembenihan Ikan Kerapu (SK No: DKP/PKS/02/III/2018 dan No: 3/B/pdsn/III/2018).(hmskpr)

Editor :