VIRAL

Isu “Bangkit dari Kubur” Warga Mengubur Susanto Sebagai Pertolongan Pertama Setelah Tersetrum, Ini Alasannya

Kamis | 12 Juli 2018 | 16:53

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pontianak – Peristiwa penanganan pada Susanto dengan cara setengah badannya dikubur dengan maksud untuk menetralisir listrik viral di media sosial dengan bumbu isu ‘bangkit dari bubur’. Susanto kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Korban masih hidup dan dapat tertolong. Sekarang masih dirawat,” ujar Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono ketika dimintai konfirmasi, Kamis, 12 Juli 2018.

Susanto kini dia masih berada di RS Rubini Mempawah untuk menjalani perawatan. Didi mengatakan Susanto tersengat listrik usai mengelas kanopi di bengkel. Pada awalnya Susanto tak sadarkan diri.

“Pada saat kejadian korban sedang melakukan pemasangan atau pengelasan kanopi di depan Bengkel Mobil ‘Aneka Jaya’ karena jarak kanopi yang dibuat terlalu dekat dengan kabel bidar utama/ kabel TM (jaringan listrik) sehingga menyebabkan korban kesetrum,” ujar Didi.

Warga menolong Susanto dan mengubur sebagian badannya ke dalam lumpur. Tujuan warga yang menolong, untuk menghilangkan induksi listrik di dalam tubuh Susanto. Warga meyakini cara itu bisa berhasil.

“Adapun pertolongan pertama yang dilakukan warga sekitar setelah kejadian tersebut yaitu dengan mengubur bagian tubuh korban dengan menggunakan lumpur mulai dari leher sampai ke kaki guna menghilangkan induksi aliran listrik dalam tubuh korban kata Didi. (***)

sumber: detik.com

Editor :